Prabowo Ungkap Pertemuan Rahasianya dengan Puan Maharani
Prabowo Subianto. (Facebook/Prabowo Subianto)
MerahPutih.Com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengaku telah melakukan pertemuan dengan Ketua DPP PDIP (nonaktif) Puan Maharani. Pertemuan itu berlangsung secara diam-diam tanpa diketahui awak media.
"Baru saja saya bertemu dengan mbak Puan," kata Prabowo di kediamannya, di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/7).
Terkait lokasi dan isi pertemuan itu, Prabowo pun enggan menyebutkan lokasi pertemuannya dengan Puan Maharani.
"Ada dong. Masa semuanya diceritakan. Pokoknya di suatu tempat di Jakarta Selatan," ucapnya.
Prabowo juga tak menjawab banyak soal isi pertemuan tersebut, namun ia berharap ada pertemuan lanjutan.
"Maunya itu. Persahabatan ya persahabatan, kalau nanti kita tetap umpamanya menempuh jalan politik lain kan nggak ada masalahnya, bersahabat kan begitu," ujarnya.
Prabowo mengatakan, pertemuan dirinya dengan Menko PMK itu hanya berbicara hal-hal yang ringan hingga setengah berat.
"Jadi kita bicara persaudaraan dengan baik, kita sepakat apa pun kita adalah anak anak bangsa karena bertanggung jawab atas NKRI utuh dan solid, kalau ada perbedaan, kita sikapi dengan baik, kalau hal-hal yang kita juga setuju kita kritisi," tutur Prabowo.
Dalam pertemuan itu suasananya penuh kekeluargaan, demokratis dan suasana penuh kedewasaan.
"Saya sangat gembira dengan pertemuan itu. Kita akan bertemu lagi dan kadang-kadang kita mau bertemu tidak usah pakai agenda serius. Mbak Puan bilang mau belajar naik kuda di Hambalang," ucapnya.
Prabowo sebagaimana dilansir Antara mengaku pertemuan dengan Puan sudah lama direncanakan. "Jadi, prinsipnya kita ingin menjalin persahabatan kekeluargaan. Semua anak bangsa ingin yang terbaik, tapi di antara saudara kan juga harus saling menegur dan mengingatkan," ucapnya.
Ketika ditanyakan, apakah pertemuan itu juga membahas soal koalisi? kata Prabowo bahwa dalam pertemuan itu dalam suasana persahabatan kekeluargaan.
"Kita saling meyakini bahwa kita cinta negara dan bangsa. Kita saling meyakini dan ingin berbuat yang terbaik untuk rakyat kita. Kita sepakat meneruskan hubungan dengan penuh persahabatan dan penuh kekeluargaan. Jangan kita saling cari kelemahan masing-masing, tapi kebaikan masing-masing. Rakyat ingin pemimpin-pemimpin yang bersahabat," pungkas Prabowo Subianto.(*)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Prabowo Subianto Berikhtiar Pilih Cawapres yang Diterima NU
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok