Prabowo Temui Ketum Parpol, PAN: Arahnya Politik Kebangsaan, Bukan Kekuasaan
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Prabowo Subianto)
Merahputih.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengaku heran terhadap pihak-pihak yang bersentimen terhadap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang mengumpulkan para ketua umum partai politik pendukungnya pada Sabtu (28/12). Beberapa di antaranya, ada yang menilai pertemuannya itu tidak baik.
Padahal dari pengakuan tokoh yang hadir, Presiden Prabowo sedang fokus mengupayakan pengamanan kepentingan masyarakat pada akhir tahun.
"Kalaupun ada nuansa politik, dipastikan arahnya adalah politik kebangsaan, bukan politik kekuasaan," ujar Saleh dalam keterangannya, Minggu (29/12).
Baca juga:
Untuk itu, semua pihak wajib mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Kalaupun ada kritik, jangan dicampuradukkan dengan tendensi politik bernada negatif.
"Sudah saatnya kontestasi politik diubah menjadi kompetisi mencari amal kebajikan," kata Ketua Komisi VII DPR RI itu.
Selain itu, ia meminta seluruh pihak memberikan kesempatan dan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk bekerja maksimal memimpin bangsa dan negara.
Baca juga:
Wujudkan Perdamaian, Mgr. Agustinus Subianto Ajak Umat Kristiani Dukung Pemerintahan Prabowo
Menurut dia, sejauh ini sudah banyak upaya perbaikan yang dilakukan walaupun belum lama menjabat, di antaranya menaikkan gaji guru, memenuhi tuntutan kenaikan upah buruh, makan siang gratis, program swasembada pangan, dan mempermudah akses petani pada pupuk.
"Ada banyak kebijakan lain yang sudah disusun. Perlahan tapi pasti, semua akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Saleh.
Dia menegaskan bahwa PAN mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga upaya menjelek-jelekkan dan silang pendapat tidak diperlukan.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar