Prabowo Susul Jokowi, TKN Janji Takkan Tuduh Survei Litbang Kompas Bisa Dibayar

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 20 Maret 2019
Prabowo Susul Jokowi, TKN Janji Takkan Tuduh Survei Litbang Kompas Bisa Dibayar

Raja Juli Antoni Foto: Twitter/@psi_id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf Amin malah menyindir kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi terkait hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan keunggulan elektabilitas Capres Petahana kian menipis.

"Tidak seperti BPN (Timses Prabowo-Sandi) yang selalu menyalahkan survei bahkan menuduh lembaga-lembaga survei sebagai lembaga bayaraan. Kami tidak akan menuduh survei litbang Kompas sebagai survei bayaran," kata Wakil Sekertaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Survei Litbang Kompas yang menunjukan selisih antar 01 dan 02 yang kian hanya berjarak kurang dari 12 persen. Survei digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden itu menunjukkan Jokowi-Maruf meraup 49,2%, sedangkan pesaing mereka di angka 37,4%.

Foto: Survei Litbang Kompas

Namun, Raja malah merujuk data survei SMRC akhir pekan lalu menunjukan selisih yang sangat besar sekitar 25% untuk keunggulan elektabilitas petahana. Menurut dia, selisih kurang dari 12% berdasarkan survei Litbang Kompas masih sulit dikejar Prabowo.

"Kami sangat optimis menang, tinggal menentukan seberapa tebal kemenangan kami," tegas petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Raja juga berterima kasih kepada Litbang Kompas yang mengeluarkan hasil survei yang kurang positif untuk kubu Jokowi. "Hasilnya akan memotivasi kami untuk bekerja lebih tekun meyakinkan rakyat bahwa Pak Jokowi-Kyai Ma'ruf adalah pemimpin terbaik bagi rakyat," tutup dia. (Knu)

#Survei #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menanggapi survei SMRC terkait kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Indonesia
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Hasil survei yang terbukti sesuai dengan kondisi sebenarnya bisa menjadi bahan evaluasi oleh pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Fun
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Survei Populix mengungkap berburu takjil menjadi aktivitas ngabuburit paling populer bagi Gen Z dan milenial. 41 persen menganggap tradisi ini tak tergantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Beredar unggahan hasil survei yang mengungkap 100 responden tak puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan TNI menjadi lembaga paling dipercaya publik dengan 93 persen, sementara DPR terendah dengan 56 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Indonesia
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan 13 persen masyarakat sangat puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Gen-Z menjadi kelompok paling puas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Responden yang merasa sangat puas sebanyak 12,2 persen, kemudian yang cukup puas sebanyak 60,6 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Indonesia
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Kebingungan pengurus koperasi Merah Putih juga dipengaruhi regulasi yang tumpang tindih.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Indonesia
Hasil Survei LSI Denny JA: Soeharto Jadi Presiden RI yang Paling Disukai
Hasil survei LSI Denny JA mengungkapkan, bahwa Soeharto menjadi Presiden RI yang paling disukai publik.
Soffi Amira - Sabtu, 08 November 2025
Hasil Survei LSI Denny JA: Soeharto Jadi Presiden RI yang Paling Disukai
Bagikan