Pilpres 2019

Prabowo Sebut Banyak Intel yang Disusupi ke Kubunya Berbalik Jadi Pendukung

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 15 Maret 2019
 Prabowo Sebut Banyak Intel yang Disusupi ke Kubunya Berbalik Jadi Pendukung

Capres Prabowo Subianto (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Capres Prabowo Subianto mengaku banyak intel yang kini mendukung perjuangannya. Hal ini berdasarkan pengelihatannya di beberapa lokasi kampanye.

Dalam acara pembekalan saksi, yang dihadiri Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Rachmawati Soekarno Putri, Juru Bicara BPN Ferry Juliantono, hingga Neno Warisman, mantan Danjen Kopassus itu kembali menyoal terkait adanya intel yang disusupi ke kubunya.

Prabowo menyampaikannya saat menghadiri pembekalan relawan di Padepokan Silat TMII, Jakarta Timur.

“Tolong yang intel angkat tangan. Tidak, sekarang banyak intel pro kita kok,” ujar Prabowo, Jumat (15/3).

Ia menjelaskan, dugaan ini dari wajah-wajah yang belum ia kenalnya selama ini.

Prabowo mendapat sambutan meriah dari para pendukungnya
Prabowo Subianto mendapat sambutan meriah dari ribuan pendukungnya (Tim Media Prabowo-Sandi)

"Nah ada juga di sini yang menyusup, kelihatan dari mata dan mukanya orang lain. Aku lihat, aku bisa lihat, coba saya uji coba sekarang. Ada yang ngumpet di belakang,” tambah Prabowo.

Prabowo mengajak pendukungnya untuk tetap solid menjelang hari pemungutan suara.

“Saudara-saudara percayalah, selama sejarah manusia, sepanjang sejarah manusia, tidak ada kekuatan yang bisa melawan kekuatan rakyat. Tidak ada. Jadi saudara-saudara, kita sekarang tinggal bekerja keras untuk 32 hari terakhir,” ujarnya berapi-api.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga meminta relawannya untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Prabowo juga menyatakan bahwa pihaknya tak mampu membayar saksi di setiap TPS.

"Karena itu saya mohon di tempat masing-masing, RT masing-masing mengorganisir masing-masing datang ke TPS, kalau perlu bikin dapur umum,” jelas Prabowo seraya disambut teriakan pendukungnya.

Namun, hal ini bukan berarti ia tak mampu membiyayaai saksi.

“Bukan kita miskin, kalau dibandingkan dengan antum-antum mungkin kita tidak miskin tapi kita enggak mampu untuk sekian juta saksi. Kita enggak mampu, tapi saya percaya rakyat kita yang seluruhnya akan jadi saksi," tutup Prabowo.(Knu)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sultan Banten Desak Pelaku Penembakan Jamaah Masjid di Selandia Baru Dihukum Mati

#Pilpres 2019 #Partai Gerindra #Prabowo Subianto
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Dalam 48 jam, Presiden Prabowo Subianto merombak BGN, mencopot Dadan Hindayana yang akhirnya jadi tersangka, dan memberi instruksi teknis MBG di Sentul.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Indonesia
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penelusuran mendalam atas laporan miring BGN tersebut
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Indonesia
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Ketika muncul perjalanan mendadak, hal tersebut murni bentuk respons cepat terhadap situasi darurat internasional mengharuskan kehadiran kepala negara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Indonesia
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjalankan transformasi ekonomi nasional dalam amanat Hari Lahir Pancasila 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Indonesia
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Bagikan