Prabowo Sampaikan Langsung Kerangka Ekonomi 2027 di Rapat Paripurna DPR, Dinilai Jadi Tradisi Baru

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Prabowo Sampaikan Langsung Kerangka Ekonomi 2027 di Rapat Paripurna DPR, Dinilai Jadi Tradisi Baru

Presiden Prabowo di Rapat Paripurna DPR. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPR RI menggelar rapat paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 pada Rabu (20/5). Salah satu agenda utama dalam sidang tersebut adalah penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Rapat paripurna dimulai pukul 09.00 WIB di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Kehadiran Prabowo menjadi sorotan karena dinilai menjadi pertama kalinya seorang presiden menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi dan fiskal di hadapan anggota DPR RI.

Baca juga:

Perdana Sejak Dilantik, Prabowo Bakal Hadiri Rapat Paripurna DPR

Dinilai Jadi Tradisi Baru di DPR

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai langkah tersebut sebagai tradisi baru yang mencerminkan optimisme pemerintah terhadap kondisi perekonomian nasional.

Ini adalah tradisi baru di mana pemerintah, dalam hal ini Presiden, langsung menyampaikan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal,

kata Kamrussamad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Menurut politikus Partai Gerakan Indonesia Raya itu, dokumen KEM dan PPKF memiliki peran penting karena memuat berbagai asumsi dasar serta target pembangunan ekonomi untuk tahun 2027.

Baca juga:

Pertama Kali! Presiden Pidato di Paripurna DPR Bicara Soal Ekonomi Makro dan Fiskal 2027

Memuat Target Pertumbuhan hingga Nilai Tukar Rupiah

Kamrussamad menjelaskan, dalam dokumen tersebut tercantum sejumlah indikator strategis, mulai dari target pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah, nilai tukar petani dan nelayan, hingga lifting minyak nasional.

Ia menilai penyampaian langsung oleh Presiden menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mencapai sasaran ekonomi tahun mendatang.

Ini menunjukkan optimisme dan semangat yang sangat kuat dari pemerintah terhadap target yang ingin diwujudkan pada 2027,

ujarnya.

Diharapkan Beri Kepastian bagi Investor

Menurut Kamrussamad, langkah Prabowo juga diharapkan dapat memberi sinyal positif kepada pelaku pasar dan investor di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Karena penuh ketidakpastian, kehadiran Presiden bisa memberikan kepastian kepada market bahwa kebijakan pemerintah on the right track,

kata dia.

Ia menilai fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih cukup solid.

Kamrussamad menyebut investasi di sektor manufaktur dan sektor riil masih tumbuh 7,28 persen secara tahunan pada kuartal I 2026.

Baca juga:

APBN 2027 Diharap Fokus Pada Ketahanan Ekonomi dan Tekan Ketimpangan Sosial di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Tantangan Arus Keluar Dana Asing

Meski demikian, ia mengakui masih terjadi arus keluar dana asing dari pasar keuangan domestik.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah dan industri jasa keuangan untuk memulihkan kepercayaan investor.

Yang terpenting adalah memberikan keyakinan kepada pelaku pasar dan dunia usaha agar pertumbuhan ekonomi berkualitas dapat tercapai pada tahun depan,

kata Kamrussamad.

(Pon)

#Rapat Paripurna DPR #Presiden Prabowo Subianto #Ekonomi #Kebijakan Fiskal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Independensi tidak boleh mengorbankan koordinasi antarlembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Indonesia
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
BI merupakan bank sentral yang wewenangnya bebas dari campur tangan pemerintah atau pihak lain.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
Indonesia
Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, perubahan status guru PPPK paruh waktu tak pengaruhi fiskal Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Indonesia
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Presiden Prabowo Subianto direncanakan mengunjungi lokasi gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Berita Foto
Rapat Paripurna DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad berfoto bersama calon hakim agung dan hakim ad hoc Mahkamah Agung dalam Rapat Paripurna DPR di Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 18 Agustus 2026
Rapat Paripurna DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA
Indonesia
Nuzran Joher Ditunjuk Jadi Ketua Ombudsman Gantikan Hery Susanto Yang Terjerat Kasus Korupsi
Bekas ketua Ombudsman Hery Susanto diberhentikan tidak dengan hormat oleh majelis etik pada 8 Juni 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Nuzran Joher Ditunjuk Jadi Ketua Ombudsman Gantikan Hery Susanto Yang Terjerat Kasus Korupsi
Indonesia
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
BI melaporkan ULN Indonesia triwulan II-2026 naik 4,4% yoy menjadi USD 453,4 miliar dengan rasio ULN terhadap PDB 30,6%.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
Lifestyle
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Indonesia
Prabowo Ajak Doakan Pahlawan dan Korban Bencana NTT saat Upacara HUT ke-81 RI
Prabowo mengajak peserta upacara HUT ke-81 RI mendoakan para pahlawan dan warga terdampak bencana di Sumatera, NTT, dan wilayah lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Prabowo Ajak Doakan Pahlawan dan Korban Bencana NTT saat Upacara HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Bagikan