MerahPutih.com - Pemerintah Rusia mengungkap salah satu poin kesepakatan dalam pertemuan empat mata antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang berlangsung Senin (13/4).
Dilansir dari kantor berita Rusia TASS, Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilyov mengungkapkan dalam pertemuan itu, pemerintah Indonesia telah mengajukan permintaan pasokan produk minyak bumi.
Tsivilyov menambahkan permintaan dari Indonesia itu bersifat jangka panjang dan mengacu pada kerja sama sistemik dengan pengaturan permanen.
“Kami sekarang sedang bekerja serius untuk menyusun kontrak jangka panjang dengan harga yang saling menguntungkan,” kata Tsivilyov, dikutip Selasa (14/4).
Menteri ESDM Bahlil Ikut dalam Delegasi Indonesia
Dalam kunjungannya ke Rusia, Presiden Prabowo turut didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Kehadiran Bahlil menegaskan sektor energi menjadi salah satu pembahasan pokok dalam pertemuan bilateral tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Seskab Teddy Indra Wijaya menyebutkan pertemuan Prabowo-Putin menghasilkan sejumlah poin penting.
“Antara lain kerja sama di sektor ESDM (energi dan sumber daya mineral) jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” ungkap Seskab. (Knu)