MerahPutih.com - Pemilu Presiden baru akan digelar Mei tahun depan, tetapi Koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional mengambil langkah maju untuk menyusun rancangan kabinet sejak dini, yang fokus pada pembenahan ekonomi.
"Ya, kami menyiapkan rancangannya sejak sekarang. Kami ingin kabinet bukan sekedar akomodasi kepentingan," kata Juru Bicara Tim Pemenangan Partai Gerindra Anggawira dihubungi di Jakarta, Selasa (17/7).
Dalam keterangan tertulis yang dikirimkan Partai Gerindra, disebutkan koalisi Gerindra, PKS dan PAN telah menyepakati memberikan tiket calon Presiden (capres) kepada Prabowo Subianto.
Gerindra, PKS dan PAN juga akan mendiskusikan calon Wakil Presiden Prabowo pada pertemuan berikutnya termasuk mengenai rancangan kabinet.
"Penting kabinet diisi oleh orang-orang yang mampu dan kompeten sesuai dengan fokus program ekonomi yang selama ini makin amburadul," imbuh Anggawira, dikutip dari Antara.
Anggawira juga optimistis Prabowo akan mendapatkan amanah rakyat untuk memimpin Indonesia pada periode mendatang. Alasannya, survei terakhir yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) elektabilitas Jokowi dibawah 50 persen. Sementara kampanye dengan hastag #2019gantipresiden semakin disukai sebanyak 60,5 persen.
Berdasarkan survei LSI juga diketahui bahwa pemilih loyal Jokowi hanya 32 persen. Sedangkan pemilih loyal yang akan memilih selain Jokowi telah mencapai 30,5 persen. “Tiada yang tidak mungkin dalam hidup ini, selalu terbuka peluang untuk kepemimpinan baru,” tandas Anggawira. (*)