Prabowo Klaim Perusahaan Patungan China Setuju Investasi Rp 156 Miliar ke RI
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: dok YouTube Setpres)
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Li Qiang di Great Hall of the People, Beijing, Sabtu, (9/11), sekaligus menjadi momen penting memperkuat hubungan strategis kedua negara, termasuk di bidang ekonomi.
Pertemuan bilateral kedua Kepala Negara itu menjadi tonggak penting dalam perjalanan hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok, yang akan merayakan peringatan 75 tahun pada tahun 2025 mendatang.
Prabowo menyebut perusahaan-perusahaan kedua negara telah sepakat untuk menandatangani kontrak kerja sama dengan nilai investasi mencapai lebih dari US$ 10 miliar atau sekitar Rp 156,54 triliun (kurs Rp 15.654/US$)
"Investasi patungan dari perusahaan China ke ekonomi Indonesia sangat besar," kata Prabowo, dikutip dari keterangan Sekretariat Presiden, Sabtu (9/11).
Baca juga:
PM Li dan Prabowo Sepakati Cetak Biru Perluasan Hubungan China-RI
Menurut Prabowo, proses penandatanganan kerja sama dengan perusahaan China itu akan dilakukan perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) pada Minggu (10/11) sore esok.
Prabowo menambahkan investasi ini diharapkan akan memperkuat kolaborasi antar korporasi kedua negara, serta mendorong keterlibatan yang lebih mendalam antara masyarakat Indonesia dan China.
"Ini menunjukkan kolaborasi yang erat dan juga partisipasi serta integrasi yang meningkat antara perusahaan-perusahaan China dengan Indonesia," tandas Kepala Negara. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
China Tolak Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump Gantikan PBB
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan