Prabowo Disarankan Jangan Terlalu Sering Bertemu Jokowi
Presiden Prabowo bertemu Joko Widodo (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) belakangan kerap melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh politik. Salah satunya dengan Ketua Umum partai Gerindra yang juga Presiden Prabowo Subianto.
Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie memberi saran kepada Prabowo untuk tidak terlalu sering bertemu dengan Jokowi.
“Karena pertemuan-pertemuan tersebut bisa mengganggu konsentrasinya mengingat urusan negara saat ini lebih penting,” pungkas Jerry, Rabu (11/12).
Baca juga:
Pasalnya, ia menduga Jokowi memiliki sejumlah kepentingan terkait dengan pertemuannya dengan Prabowo. Salah satunya yaitu ingin mencari perlindungan politik dari pihak-pihak yang ingin menyerang dirinya.
“Dengan menjalin hubungan baik dengan Prabowo, Jokowi merasa lebih aman,” ujar Jerry.
Menurut Jerry, tujuan lain Jokowi adalah untuk memastikan posisi sang putra, Gibran Rakabuming Raka tetap aman sebagai calon wakil presiden hingga 2029.
“Jokowi ingin memperkuat status Gibran supaya tetap aman sebagai Wapres,” katanya.
Baca juga:
Pengamat Nilai Jokowi Punya Banyak Kepentingan Saat Temui Prabowo
Selain itu, Jerry menduga Jokowi ingin memastikan kelancaran proyek Ibu Kota Negara (IKN) dengan melibatkan Prabowo agar proyek tersebut dapat segera diselesaikan.
Jokowi kemungkinan besar meminta agar proyek IKN bisa segera dilanjutkan dan diselesaikan oleh Prabowo.
“Selanjutnya, Jokowi juga ingin menjaga agar para menteri pilihannya tetap ada di kabinet Prabowo,” jelas Jerry. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Penertiban Kawasan Hutan Jadi Prioritas, Prabowo Gelar Ratas di Sela Lawatan ke London
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Presiden Prabowo Akan Bertemu PM Inggris, Juga Raja Charles III Bahas Pelestarian Alam dan Lingkungan Sebelum ke Swiss
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing