Prabowo Bertemu 12 Perusahaan Investasi Global, Bahas Iklim Usaha hingga Energi Terbarukan

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 21 Februari 2026
Prabowo Bertemu 12 Perusahaan Investasi Global, Bahas Iklim Usaha hingga Energi Terbarukan

Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) pagi waktu setempat. ANTA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, bertemu langsung dengan 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam sebuah pertemuan di Washington DC, Amerika Serikat (AS).

CEO Danantara, Rosan Roeslani menyebutkan, total aset kelolaan (asset under management/AUM) dari 12 perusahaan yang hadir mencapai sekitar 16 triliun dolar AS.

Pada pertemuan tersebut, Prabowo memaparkan arah kebijakan Indonesia ke depan, khususnya langkah-langkah untuk memperkuat iklim investasi dan menjaga stabilitas ekonomi dan politik.

"Diskusinya tadi cukup panjang, kurang lebih hampir dua jam dari tadinya hanya diperkirakan satu jam karena diskusinya very fruitful, very productive," ujar Rosan kepada media usai pertemuan, Sabtu (21/2).

Menurut Rosan, setelah paparan Prabowo, pertemuan dilanjutkan dengan sesi one on one bersama masing-masing perusahaan.

Baca juga:

Hasil Pertemuan Prabowo di AS, Investor Utama OpenAI Diklaim Berminat Investasi di Indonesia

Para investor memberikan masukan, termasuk terkait konsistensi kebijakan, rule of law, pengembangan pasar modal, serta pengelolaan risiko yang terukur. Ia juga mengatakan, para investor juga menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dijalankan pemerintah.

"Mereka juga menyatakan dan memuji kebijakan-kebijakan Bapak Presiden yang selama ini sudah dilakukan yang membuat mereka sekarang melihat Indonesia itu lebih besar," kata Rosan.

Pada kesempatan itu, menurut Rosan, Prabowo menyampaikan pesan kunci bahwa Indonesia tidak lagi dipandang sebagai negara dengan potensi yang tertidur.

"Bapak Presiden menyampaikan di awal bahwa selama ini mungkin Indonesia dikenalnya as a sleeping giant, tapi we’re not sleeping anymore. Now is time kita bangun dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan perekonomian di Indonesia," ujar Rosan mengutip pernyataan Prabowo.

Baca juga:

Presiden Prabowo Cerita soal MBG, Danantara, hingga Pemberantasan Korupsi di Depan Pengusaha AS

Rosan menambahkan, dari diskusi tersebut muncul sejumlah potensi kerja sama di berbagai sektor strategis, antara lain teknologi, energi terbarukan (renewable energy), infrastruktur, real estate, serta ekonomi digital. Harapannya, kerja sama itu juga mencakup transfer of knowledge.

Selain itu, ada pula ketertarikan investor untuk mendukung pengembangan kewirausahaan dan dunia usaha di Indonesia.

Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir menjelaskan, para investor menunjukkan minat kuat tidak hanya untuk berinvestasi, tetapi juga membangun kemitraan jangka panjang dengan membuka kantor langsung di Indonesia.

“Karena bahasa mereka boots on the ground itu sangat penting dan mereka sangat apresiasi Bapak Presiden bisa menerima mereka semua,” kata Pandu.

Baca juga:

12 CEO Perusahaan Besar Dunia Temui Prabowo, Ada Pemilik Chelsea dan Los Angeles Lakers

Ia menambahkan, para CEO tersebut datang langsung dari berbagai pusat keuangan dunia, mulai dari Los Angeles, New York, London, hingga Eropa, untuk berdiskusi langsung dengan Prabowo.

Menurutnya, penguatan pasar modal dan confidence building menjadi salah satu topik utama. Para investor, kata dia, sangat mengapresiasi penekanan Prabowo pada penguatan sistem hukum dan kepastian hukum.

"Mereka sangat apresiasi bahasa yang Bapak Presiden tekankan mengenai penguatan legal system, certainty of legal system, dan juga mereka sangat apresiasi juga bahwa ada pembentukan Danantara yang Bapak Presiden inisiasikan," imbuhnya.

Ia pun menyebut sejumlah investor di sektor-sektor seperti energi transisi, infrastruktur, teknologi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan, bahkan sudah melakukan pembahasan lebih lanjut di pertemuan itu sehingga bukan hanya sekadar diskusi. (Asp)

#Prabowo Subianto #Investasi #Danantara #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo lewat server LIMS Polri bikin heboh. Apa itu LIMS dan gimana cara kerjanya? Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Indonesia
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Hal itu tecermin dari ekspansi sektor manufaktur, surplus neraca perdagangan, serta pertumbuhan ekspor nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Indonesia
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Besaran inflasi yang tercatat yakni 0,22 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Indonesia
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Selama periode setahun, kondisi inflasi tertinggi justru tertinggi berlangsung pada Februari 2026, yakni mencapai 4,76 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Indonesia
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Rencana tersebut turut didukung program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt-peak (GWp).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Indonesia
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Saat ini jalur kereta api aktif di Pulau Jawa telah mencapai 7.000 kilometer sedangkan rel moda transportasi darat tersebut di luar Jawa masih kurang dari 1.000 kilometer padahal populasinya 50:50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Indonesia
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Pemerintah ingin memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Indonesia
Danantara Jadi Orkestrator Rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, PLN Jadi Pembeli
Danantara menunggu keputusan pemerintah bagaimana terkait dengan nuclear power plant itu sendiri. Begitu ada keputusan dari pemerintah tentunya Danantara memiliki ekosistem.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Danantara Jadi Orkestrator Rencana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, PLN Jadi Pembeli
Indonesia
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diukur dari persentase jumlah pencari kerja terhadap total angkatan kerja nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Bagikan