Prabowo Akui Tidak Bisa Hindari Lawatan ke Luar Negeri
Presiden Prabowo Subianto (MP/Didik Setiawan)
Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto akan melakukan lawatan untuk menghadiri pertemuan dan undangan di beberapa negara dalam waktu dekat.
Sebut saja KTT APEC di Peru, KTT G20 di Brasil, melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris, serta kemungkinan menghadiri undangan negara-negara G7.
"Jadi hal-hal ini (kunjungan ke luar negeri) tidak bisa saya hindari karena semua punya nilai strategis, juga berhubungan juga dengan keadaan ekonomi kita," kata Prabowo dalam arahannya pada pengantar sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (6/11).
Baca juga:
PM Singapura Lawrence Bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka
Kepala Negara mengaku perlu menghadiri forum dan undangan yang ada, karena Indonesia harus ikut berunding dalam setiap forum itu.
Indonesia perlu menggali potensi-potensi yang ada, dan menyelesaikan masalah-masalah yang krusial dan strategis dengan kelompok-kelompok negara tersebut, yang dapat dikatakan merupakan blok-blok ekonomi yang sangat penting dan krusial untuk kelangsungan ekonomi RI.
Baca juga:
Kemensos Janji Hilangkan Kemiskinan Ekstrem Dalam 2 Tahun Pemerintah Prabowo
Belum diketahui kapan Prabowo Subianto akan bertolak melakukan kunjungan perdananya sebagai seorang Kepala Negara ke luar negeri, namun diperkirakan Prabowo akan berada di luar negeri selambatnya selama setengah bulan.
Sesuai ketentuan, selama Presiden berkegiatan di luar negeri, Wakil Presiden akan menjalankan tugas-tugas kepala pemerintahan.
Prabowo dalam kesempatan itu meminta jajaran anggota kabinet untuk tidak ragu menghubunginya melalui sambungan telepon video, ketika masa lawatan ke luar negeri berlangsung, manakala ada hal-hal penting yang mesti disampaikan atau ditanyakan.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Prabowo Pulang ke Indonesia, Bawa Komitmen Investasi dan Peran Perdamaian Dunia
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Banjir Berulang di Jakarta, Prabowo Minta Penanganan Terintegrasi Hulu-Hilir
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia