Prabowo Akui Revolusi Putih Mencontek India dan China

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 26 Oktober 2017
Prabowo Akui Revolusi Putih Mencontek India dan China

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Adik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo hari ini, Kamis (26/10), bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pada pertemuan tersebut, Hashim mengusulkan program Revolusi Putih yang sempat digaungkan Gerindra kembali dijalankan.

"Kami tadi sempat bertemu pak Anies. Saya sampaikan beberapa hal, dan beliau setuju. Pertama adalah program tambahan makanan untuk pelajar sekolah," kata Hashim kepada awak media di Balai Kota Jakarta.

Menurut Hashim, gerakan Revolusi Putih sangat tepat jika digelorakan kembali di DKI Jakarta. Revolusi Putih, kata Hashim, merupakan kegiatan memberikan makanan dan minuman gratis bagi para pelajar di DKI.

Pelajar dari mulai SD sampai SMA/SMK yang tidak mampu, rencananya bakal diberi susu, kacang hijau, dan telur rebus setiap hari. "Ini adalah program dari pak Prabowo (Revolusi Putih)," katanya.

Sementara, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengaku bahwa Revolusi Putih yang digaungkannya itu merupakan program yang pernah dijalankan India dan China beberapa puluh tahun lalu.

"Jika gerakan ini simultan, yakinlah generasi kita akan menjadi generasi yang mumpuni. Hal itu juga sudah dilakukan India dan China," kata Prabowo seperti yang dikutip dalam unggahan di akun FB-nya pada 21 Oktober 2012.

Pada tahun 1970 silam, India merupakan salah satu negara yang memulai gerakan Revolusi Putih. Hal tersebut diprakarsai oleh Dr Verghese Kurien.

Revolusi Putih itu adalah gerakan menyadarkan anak dan remaja untuk mengonsumsi susu agar terjadi peningkatan kualitas SDM pada masa yang akan datang.

Karena itu, pemerintah India mulai menggencarkan minum susu setiap hari bagi anak-anak juga remaja. Setelah India menggencarkan revolusi tersebut, negara-negara lain pun mulai mengekor gerakan pemerintah India.

Meski demikian, jauh sebelum India, negara seperti China, Jepang, Korea, dan Amerika Serikat ternyata sudah memulai langkah tersebut. Namun, tidak terlalu masif seperti yang dijalankan India.

Adapun Revolusi Putih yang digaungkan oleh Prabowo bersama Gerindra berawal atas dasar keprihatinan mantan Komandan Jenderal Kopassus itu melihat kondisi gizi anak-anak di Indonesia, terutama tingkat konsumsi susu yang merupakan sumber gizi hanya 1,5 liter per tahun.

Atas dasar keprihatinan itu, melalui Hashim, Prabowo meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melakukan gerakan revolusi tersebut. (*)

Baca berita terkait Revolusi Putih lain di: Hashim: Prabowo Ingin Revolusi Putih Digencarkan di Jakarta

#Prabowo Subianto #Revolusi Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menerima usulan akademisi dalam Sarasehan KSTI 2026. Fokus pada beasiswa doktor, riset BUMN, hilirisasi industri, dan kebebasan akademik.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Indonesia
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan negara sukses adalah yang berani mengakui kekurangan dan menghadapi kesulitan. Kritik dan masukan akademisi akan ditindaklanjuti pemerintah.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Indonesia
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Prabowo menekankan bahwa keterbukaan tersebut mencerminkan sikap pemerintah dalam menghadapi setiap persoalan secara terbuka
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Indonesia
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Jokowi meminta PSI mengawal Prabowo-Gibran sampai dua periode. Gerindra pun langsung buka suara.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Indonesia
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan penyebab ekonomi turun hingga penduduk miskin bertambah. Hal itu disebabkan kenaikan harga.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Indonesia
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Pemerintah memutuskan harga MinyaKita tetap Rp 15.700 per liter. Daya beli masyarakat tetap dijaga meski harga minyak sawit dunia naik.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Indonesia
Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Bunga anggrek milik Presiden Prabowo dan Seskab Teddy datang bersamaan.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
 Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Prabowo Instruksikan Persiapan Matang Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030
Presiden RI, Prabowo Subianto, menginstruksikan persiapan matang timnas Indonesia menjelang kualifikasi Piala Dunia 2030.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Prabowo Instruksikan Persiapan Matang Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030
Indonesia
Prabowo Dukung Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030, Erick Thohir: Harus Dipersiapkan secara Matang
Presiden RI, Prabowo Subianto, mendukung timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Ketum PSSI, Erick Thohir mengatakan, persiapannya harus matang.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Prabowo Dukung Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030, Erick Thohir: Harus Dipersiapkan secara Matang
Bagikan