Prabowo akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Perjuangan Buruh

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Prabowo akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Perjuangan Buruh

Bingkai Foto Pahlawan Nasional, Marsinah. (Foto: Dok. Media Istana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menyebut akan segera meresmikan Museum Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5).

"Kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional, dan bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah," kata Prabowo dalam sambutannya.

Baca juga:

Prabowo Joget Bareng Buruh di Monas, Lagu Tipe-X Iringi Suasana May Day 2026

Prabowo Janjikan Daycare untuk Anak Buruh dan Rumah Cicilan hingga 40 Tahun

Prabowo juga menyampaikan bahwa selama satu tahun terakhir, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang dinilai berpihak kepada rakyat, khususnya kaum buruh.

"Saya kira dalam satu tahun ini saudara saudara bisa menilai kebijakan kebijakan yang diambil pemerintah yang saya pimpin adalah kebijakan-kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh," ucapnya.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih atas undangan menghadiri peringatan May Day dan mengaku terhormat dapat berada di tengah-tengah para buruh.

"Saudara-saudara, hari ini adalah hari perjuangan kaum buruh. Saudara-saudara, saya ucapan terima kasih atas undangan kepada saya untuk hadir hari ini bersama saudara-saudara sekalian, ini kehormatan bagi saya," imbuhnya.

Baca juga:

Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh

Marsinah, Simbol Perjuangan Buruh

Marsinah lahir pada 10 April 1969 di Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur. Ia dikenal sebagai aktivis buruh yang vokal dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia.

Marsinah bekerja di PT Catur Putra Surya (CPS). Ia kemudian diculik dan dibunuh pada 8 Mei 1993, sebuah peristiwa yang menjadikannya simbol perlawanan terhadap ketidakadilan pada era Orde Baru.

Keberanian Marsinah dalam menyuarakan hak buruh membuatnya dikenang sebagai sosok penting dalam sejarah gerakan pekerja di Indonesia. Kematiannya menjadi salah satu titik krusial dalam perjuangan hak-hak buruh.

Marsinah menerima Penghargaan Yap Thiam Hien pada 1993 atas dedikasinya dalam memperjuangkan keadilan.

Pada 10 November 2025, Marsinah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menjadi salah satu pahlawan nasional yang lahir setelah masa kemerdekaan Indonesia. (Knu)

#Marsinah #Presiden Prabowo Subianto #Hari Buruh 2026 #May Day #Hari Buruh Internasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
SETARA Institute meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil alih polemik penanganan kasus Febrie Adriansyah dengan mengalihkan perkara ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
Indonesia
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati perluasan kerja sama strategis. Targetkan nilai perdagangan bilateral USD 20 miliar pada 2030.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Indonesia
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan pidato Presiden Prabowo Subianto soal nuklir harus dipahami secara utuh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Indonesia
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap Presiden Prabowo Subianto menaikkan tunjangan kinerja prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Indonesia
Bukan Cuma Kereta, Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
Presiden Prabowo menargetkan seluruh moda transportasi darat, mulai dari bus, truk, mobil hingga motor, beralih ke kendaraan listrik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Bukan Cuma Kereta, Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
Indonesia
Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Buruh hingga Petani
"Saya mendapat laporan dari Menteri Dalam Negeri (Tito Karnavian), ‘Bapak Presiden, sepuluh lulusan terbaik dari angkatan ini semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana'."
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Buruh hingga Petani
Indonesia
Lantik 1.204 ASN Muda Lulusan IPDN, Prabowo: Jangan Korupsi dan Bikin Kebijakan yang Berbelit
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 1.204 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII tahun 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
Lantik 1.204 ASN Muda Lulusan IPDN, Prabowo: Jangan Korupsi dan Bikin Kebijakan yang Berbelit
Indonesia
Prabowo: PT DSI Kelola Devisa Lebih dari USD 10,5 Miliar, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Mulai Berbuah Hasil
Presiden Prabowo Subianto menyebut PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) telah mengelola devisa lebih dari USD 10,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo: PT DSI Kelola Devisa Lebih dari USD 10,5 Miliar, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Mulai Berbuah Hasil
Indonesia
Prabowo Pertanyakan Hilangnya Ribuan Triliun Kekayaan Negara, Singgung Kritik terhadap Program MBG
Dalam Sidang Kabinet, Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan minimnya perhatian terhadap hilangnya ribuan triliun kekayaan negara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Pertanyakan Hilangnya Ribuan Triliun Kekayaan Negara, Singgung Kritik terhadap Program MBG
Indonesia
Prabowo Dorong Reformasi Birokrasi, Percepat Digitalisasi Pemerintahan dan Single National Identity Card
Prabowo menegaskan percepatan reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi, digitalisasi pemerintahan lewat GovTech, serta implementasi Single National Identity Card.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Dorong Reformasi Birokrasi, Percepat Digitalisasi Pemerintahan dan Single National Identity Card
Bagikan