Kesehatan

Power Nap, Singkat tapi Menyegarkan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 02 Januari 2023
Power Nap, Singkat tapi Menyegarkan

Power nap dilakukan 20-30 menit saja. (Foto: Unsplash/Adrian Swancar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU pasti pernah melakukan power nap atau tidur siang yang dilakukan secara singkat, sekitar 20-30 menit. Tidur siang ini bisa membuatmu kembali bugar dan bersemangat dalam menjalankan aktivitas.

Secara alami, tubuh kita akan mulai merasa lelah dan kembali butuh istirahat sekitar 8 jam setelah bangun dari tidur malam. Jika kamu bangun pagi pukul 06.00, umumnya rasa lelah akan mulai terasa di pukul 13.00-14.00. Nah, jika kamu tidak memberikan waktu sejenak untuk tubuh beristirahat, hal itu akan menyebabkan turunnya produktivitas dan performa kerjamu. Itulah mengapa power nap amat disarankan. Seperti dilansir Alodokter, berikut beberapa manfaat power nap.

Baca juga:

Manfaat Tidur Siang untuk Kecantikan

Power Nap, Singkat Tapi Menyegarkan
Aktivitas akan jauh lebih lancar setelah melakukan power nap. (Foto: Unsplash/Christin Hume)

1. Mengurangi rasa lelah

Mengurangi rasa lelah dan juga kantuk saat beraktivitas adalah salah satu manfaat utama dari power nap yang bisa kamu lakukan. Hal ini dikarenakan power nap dapat membantu memulihkan energi dan tenaga yang biasanya sudah mulai menurun di siang hari.

2. Meningkatkan fokus dan konsentrasi

Setelah tidur, biasanya akan membantu mengistirahatkan otak dan menjernihkan pikiran, sehingga kinerja otak diharapkan akan kembali pulih. Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus dan berkonsentrasi selama bekerja, sehingga pekerjaan yang dihasilkan pun akan lebih maksimal.

3. Meningkatkan suasana hati

Jika tubuh terasa segar dan jauh dari rasa kantuk, suasana hatimu sepanjang hari pasti juga bisa terjaga dengan baik, bukan? Itulah mengapa power nap dapat membantu meningkatkan suasana hati. Dengan suasana hati yang baik, seluruh aktivitas akan terasa lebih mudah untuk dilakukan.

Baca juga:

Tidur Setelah Makan Siang Ternyata Juga Ada Manfaatnya

Power Nap, Singkat Tapi Menyegarkan
Power nap dapat kembali menyegarkan tubuh. (Foto: Unsplash/Alexander Grey)

4. Mengatasi stres

Sebuah studi menunjukkan bahwa melakukan power nap selama kurang lebih 30 menit dapat mengurangi kadar stres seseorang dan membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

Para ahli menyarankan power nap sebaiknya dilakukan selama 20-30 menit saja. Jika terlalu lama, kamu akan masuk ke tahap tidur yang lebih dalam, sehingga jadi lebih sulit untuk bangun. Tidak hanya itu, tidur siang yang terlalu lama juga berpotensi membuuatmu jadi susah tidur di malam hari. Untuk itu, kamu disarankan memasang alarm agar tidur ketiduran. Cari tempat power nap yang nyaman, misalnya tempat yang sejuk, tenang, dan dengan cahaya yang redup. (and)

Baca juga:

Tidur Siang Baik untuk Kesehatan, Asal...

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan