Potensi Hujan Termasuk dengan Intensitas Tinggi di Jakarta hingga 26 Mei, Apa Pemicu dan Bagaimana Antisipasinya?

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 22 Mei 2025
Potensi Hujan Termasuk dengan Intensitas Tinggi di Jakarta hingga 26 Mei, Apa Pemicu dan Bagaimana Antisipasinya?

Peralihan Musim Jabodetabek Masih Diguyur Hujan Lebat Meski Musim Kemarau

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DKI Jakarta masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat hingga 26 Mei 2025, seperti diperkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Fenomena ini dipicu oleh adanya gangguan atmosfer berupa aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer ekuatorial seperti Kelvin dan Rossby, serta kondisi suhu permukaan laut yang masih hangat di wilayah perairan Indonesia.

Gangguan-gangguan tersebut meningkatkan potensi pembentukan awan konvektif, yang dapat menyebabkan hujan turun di sejumlah wilayah meskipun secara klimatologis telah memasuki awal musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, pihaknya telah mengambil berbagai langkah antisipatif. Koordinasi intensif dilakukan bersama BMKG dan seluruh Perangkat Daerah terkait untuk memantau perkembangan cuaca serta memastikan saluran-saluran air di wilayah rawan genangan tetap dalam kondisi baik.

Baca juga:

Prakiraan BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir di Beberapa Kota di Indonesia Termasuk Jakarta pada Kamis, 22 Mei 2025

"Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DKI Jakarta juga terus bersiaga penuh selama 24 jam untuk menerima laporan dari masyarakat dan mengoordinasikan respons cepat di lapangan," ucap Isnawa Adji, Kamis (22/5).

Isnawa menyatakan bahwa pihaknya juga terus mengoptimalkan sistem peringatan dini melalui berbagai kanal informasi, termasuk media sosial dan aplikasi berbasis digital.

"Kami terus memperkuat kesiapsiagaan petugas dan memaksimalkan penyebaran informasi cuaca secara cepat dan tepat kepada masyarakat. Respons cepat terhadap laporan warga menjadi prioritas kami dalam mengurangi potensi dampak dari hujan yang terjadi pada masa peralihan musim ini," ujar Isnawa.

BPBD DKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta mengajak seluruh warga untuk terus memantau informasi cuaca dari kanal resmi BPBD maupun BMKG. Masyarakat juga tidak perlu ragu untuk melapor apabila menemukan potensi bahaya atau bencana melalui layanan Jakarta Siaga 112.

Dengan seluruh langkah ini, kata dia, BPBD DKI berharap masyarakat dapat menjalani musim kemarau 2025 dengan aman, sehat, dan tetap produktif, meski dalam kondisi cuaca yang menantang.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus hadir dan bergerak cepat dalam melindungi warganya dari berbagai potensi ancaman bencana," tuturnya. (Asp)

#Berita #Indonesia #Merahputih #BPBD DKI Jakarta #Hujan #BMKG
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Sebanyak 114 RT dan 15 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir hingga Jumat (23/1) malam.
Soffi Amira - 2 jam, 29 menit lalu
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Indonesia
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Pemprov DKI kembali menggelar operasi modifikasi cuaca di hari kedelapan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem.
Soffi Amira - 2 jam, 37 menit lalu
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Indonesia
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Sebanyak 126 RT dan 18 ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Ratusan warga pun mengungsi akibat banjir tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Bahkan hingga Jumat (23/1) sore pukul 15.00 WIB, intensitas hujan masih berada di angka yang cukup mengkhawatirkan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Indonesia
Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam
Banjir meluas di Jakarta akibat hujan lebat dan luapan sungai. BPBD mencatat 143 RT dan 16 ruas jalan tergenang, ketinggian air hingga 120 cm.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
BMKG mencatat sedikitnya ada enam faktor utama yang membuat Bibit 91S ini begitu berbahaya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Indonesia
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta agar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak hanya dilakukan di wilayah Jakarta, tetapi juga diperluas ke daerah penyangga
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Indonesia
Modifikasi Cuaca Jakarta Jumat Pagi, Kalsium Oksida Ditebar Sasar Langit Bogor
BPBD DKI Jakarta lakukan Operasi Modifikasi Cuaca dengan 800 kg Kalsium Oksida di langit Bogor untuk antisipasi hujan lebat dan banjir.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Modifikasi Cuaca Jakarta Jumat Pagi, Kalsium Oksida Ditebar Sasar Langit Bogor
Indonesia
Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.
Sebelum melakukan penyemaian, dilakukan pemantauan radar cuaca dan pertimbangan matang untuk memastikan keberhasilan operasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.
Indonesia
Hujan Sangat Lebat Ancam Jakarta, 536 Pompa Bergerak Disiaga Pemerintah
Saat ini terdapat 668 unit pompa permanen di 243 lokasi dan 536 unit pompa bergerak di lima wilayah administrasi Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Hujan Sangat Lebat Ancam Jakarta, 536 Pompa Bergerak Disiaga Pemerintah
Bagikan