Politisi PDIP Ungkap Pembicaraan Puan dengan Anies di Tanah Suci

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 30 Juni 2023
Politisi PDIP Ungkap Pembicaraan Puan dengan Anies di Tanah Suci

Puan Maharani bertemu dengan bakal Calon Presiden Anies Baswedan di Tanah Suci. (Foto: MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah tokoh politik tanah air bertemu saat Ibadah Haji di Arab Saudi. Seperti Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani bertemu dengan bakal Calon Presiden Anies Baswedan pada hari Kamis, 29 Juni 2023 pukul 19.30 waktu Arab Saudi.

Keduanya bertemu usai Puan Maharani melempar jumrah kedua dari Mina. Hal ini seperti disampaikan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah. Ia menyatakan bahwa pertemuan Ketua DPR RI dengan Anies Baswedan tidak direncanakan sebelumnya.

Baca Juga:

Bertemu di Tanah Suci, Puan dan Anies Saling Mendoakan

“Saya mendampingi Mbak Puan dan suami beribadah haji. Kami sedang beristirahat sejenak usai dari Mina untuk melempar jumroh kedua. Tanpa direncanakan kami bertemu dengan Mas Anies Baswedan dan istri di Guest House di Mina, Saudi Arabia,” kata Said dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/6).

Politisi yang juga Ketua Badan Anggaran atau Banggar DPR RI tersebut juga menambahkan, bahwa di dalam pertemuan kedua politisi besar yang tidak direncanakan ini, Puan dan Anies berbincang dengan sangat santai.

“Beliau bicara yang ringan-ringan saja. Apalagi Mbak Puan usai lempar jumroh, sebagai simbol telah mengusir hawa jahat, membuahkan tali silaturahmi,” lanjut Said.

Selanjutnya menurut Said, Puan dan Anies saling mendoakan untuk kebaikan bersama. Doa itu dipanjatkan di Masjidil Haram Baitullah di Kota Makkah, Arab Saudi.

Baca Juga:

Puan Ajak Tingkatkan Solidaritas dan Keadilan di Momen Idul Adha 1444 H

“Beliau saling bercakap cakap santai, saling mendoakan, apalagi sedang berada di baitullah sebagai tempat yang bermustajabah untuk berdoa,” ujarnya.

Said pun berharap, pertemuan kedua tokoh ini bisa menciptakan kondisi politik tanah air lebih sejuk, lebih asyik tanpa ketegangan dan satwa sangka.

Karena PDIP tidak ingin suasana Pilpres 2024 penuh ketegangan seperti yang terjadi pada Pilpres sebelumnya.

“Karenanya, saatnya memberi teladan kepada rakyat, bahwa perbedaan pilihan politik tidak lantas membuat sesama kita saling memutuskan silaturahmi, apalagi saling bermusuhan,” jelasnya.

Sebelum Puan, tanpa direncanakan, Capres Ganjar Pranowo dari PDIP bertemu dengan Anies Baswedan serta Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa di tanah suci. Hal ini diketahui dalam foto yang beredar di media sosial. (*)

Baca Juga:

Perempuan Punya Masalah Tidur yang Kompleks

#PDIP #Puan Maharani #Anies Baswedan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Puan Maharani Soroti 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online: Sudah Darurat Nasional
Puan Maharani menyebut maraknya anak terpapar judi online sebagai alarm darurat nasional dan ancaman serius bagi masa depan generasi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Puan Maharani Soroti 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online: Sudah Darurat Nasional
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Ketua DPR Tekankan APBN 2027 Jangan Hanya Sekadar Angka, Tapi Harus Menyejahterakan Rakyat
Ketua DPR RI menegaskan APBN 2027 harus menjadi instrumen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Ketua DPR Tekankan APBN 2027 Jangan Hanya Sekadar Angka, Tapi Harus Menyejahterakan Rakyat
Indonesia
APBN 2027 Diharap Fokus Pada Ketahanan Ekonomi dan Tekan Ketimpangan Sosial di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Puan menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak masyarakat dalam mendapatkan akses pembangunan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
APBN 2027 Diharap Fokus Pada Ketahanan Ekonomi dan Tekan Ketimpangan Sosial di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Indonesia
Puan Kawal RUU Pemilu, Janji Tidak Rugikan Rakyat
Tahapan pemilu untuk 2029 kini sudah semakin dekat. Namun, RUU Pemilu harus dirancang agar bisa membuat sistem pemilu yang terbaik bagi rakyat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Puan Kawal RUU Pemilu, Janji Tidak Rugikan Rakyat
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Bagikan