Politikus Demokrat Minta Evaluasi PPKM Harus Dilakukan Secara Adil dan Proporsional

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 23 Agustus 2021
Politikus Demokrat Minta Evaluasi PPKM Harus Dilakukan Secara Adil dan Proporsional

Vaksinasi buruh. (Foto: MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia yang tercatat masih tinggi, walaupun angka kasus terkonfirmasi COVID-19, selama PPKM mengalami penurunan di Jawa-Bali dan wilayah lainnya di tanah air.

Wakil Ketua MPR Syarief Hasan prihatin dengan kasus kematian yang semakin tinggi. Bahkan terctat menjadi kematian COVID-19 tertinggi di dunia pada empat hari terakhir dengan data dari Satgas Penanganan COVID-19 menunjukkan bahwa positif harian masih 16.744 kasus dan kematian harian mencapai 1.361 kasus pada Sabtu, 21 Agustus 2021.

Baca Juga:

PPKM bakal Dilonggarkan, Kapolri Ajak Masyarakat Kerjasama Tangani COVID-19

Syarief Hasan meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Karena, angka tersebut semakin menambah total kasus positif COVID-19 yang mencapai 4 juta kasus dan total meninggal dunia akibat COVID-19 mencapai 125.342 orang.

Syarief Hasan mendesak pemerintah untuk mengambil langkah lebih tegas lagi, langkah tersebut mesti adil dan proporsional dalam kebijakan pembatasan pergerakan masyarakat dan tetap humanis dalam pelaksanaannya.

"Pemerintah juga harus terlebih dahulu menyelesaikan persoalan fasilitas kesehatan, ketersediaan obat-obatan dan pemutusan laju penyebaran COVID-19 di atas persoalan lainnya," ucapnya.

Ia mendorong pemerintah berhati-hati terhadap munculnya varian baru COVID-19. Setelah baru varian delta, menurut dia kini muncul lagi varian delta plus yang ditetapkan oleh WHO dengan pelarangan masuknya WNA yang telah dilakukan pemerintah harus benar-benar diterapkan di lapangan.

"Jangan seperti kemarin, WNA dilarang masuk namun nyatanya masih diberikan ruang untuk masuk ke Indonesia," katanya.

Syarief Hasan meminta agar pelaksanaan PPKM berlevel di berbagai wilayah dievaluasi. Dia berharap kinerja pemerintah lebih meningkat lagi, dengan kemajuan secara signifikan di dalam penanganan pandemi COVID-19, khususnya pemutusan laju penyebaran dan kematian akibat COVID-19.

Wakil Ketua MPR Syarif Hasan. (Foto:mpr.go.id)
Wakil Ketua MPR Syarif Hasan. (Foto: Antara)

"Pemerintah harus evaluasi pelaksanaan PPKM di daerah sehingga dapat berjalan lebih efektif, sehingga penurunan lebih cepat lagi," kata Syarief Hasan.

Selain itu, program vaksinasi dapat segera menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. Lewat vaksinasi, menjadi usaha membentuk kekebalan kelompok.

"Harapannya, penyebaran COVID-19 dapat ditekan. Pemerintah harus terus mengoptimalkan vaksinasi sehingga mencapai target 70 persen sehingga terbentuk kekebalan kelompok," kata Syarief Hasan. (Pon)

Baca Juga:

Nasib Ganjil Genap di Jakarta Tergantung Perpanjangan PPKM

#PPKM Level 1-4 #PPKM #MPR RI #COVID-19 #Kasus Covid
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Antrean panjang kendaraan yang ia saksikan secara langsung menunjukkan masyarakat tengah menghadapi kesulitan mendapatkan BBM.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Indonesia
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Ia mengaku melihat kondisi itu setelah menghadiri kegiatan Bali Climate Week.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Tantangan serius terlebih karhutla berlangsung di tengah musim kemarau panjang yang membuat sumber air semakin sulit ditemukan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Berita
Demo Jakarta Hari Ini 27 Agustus: Cek Lokasi dan Jalan yang Berpotensi Macet
Demo Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, digelar di sekitar DPR/MPR. Simak lokasi demo dan ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan.
ImanK - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo Jakarta Hari Ini 27 Agustus: Cek Lokasi dan Jalan yang Berpotensi Macet
Berita Foto
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 14 Agustus 2026
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026
Indonesia
Ketua MPR Berpantun, Minta Masyarakat tak Saling Menghujat
Di akhir pidato, Muzani melemparkan tiga pantun yang membuat peserta riuh di dalam ruang sidang.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua MPR Berpantun, Minta Masyarakat tak Saling Menghujat
Indonesia
Pemerintah Akan Mulai Membangun 1.582 Kapal Ikan Modern Pada 2027
Prabowo menilai pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian penting untuk menjadikan laut sebagai sumber kemakmuran bagi nelayan Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Pemerintah Akan Mulai Membangun 1.582 Kapal Ikan Modern Pada 2027
Indonesia
Ketua MPR Minta Ruang Publik Tidak Dipenuhi Bahasa Merendahkan Martabat Manusia
Demokrasi akan menjadi kuat jika kebebasan berbicara disertai tanggung jawab, jika kemerdekaan bicara disampaikan dengan argumentasi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua MPR Minta Ruang Publik Tidak Dipenuhi Bahasa Merendahkan Martabat Manusia
Indonesia
Ketua MPR Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah: Dunia Butuh Keberanian untuk Berdamai
Muzani menilai perdamaian membutuhkan keberanian untuk menahan diri.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua MPR Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah: Dunia Butuh Keberanian untuk Berdamai
Bagikan