Politik Nasional Kisruh, Mantan Anggota Kelompok Jamaah Islamiyah Ngaku Malah makin Pro-NKRI, Rasakan ‘Sentuhan’ Kebaikan

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 31 Agustus 2025
Politik Nasional Kisruh, Mantan Anggota Kelompok Jamaah Islamiyah Ngaku Malah makin Pro-NKRI, Rasakan ‘Sentuhan’ Kebaikan

Seminar kesaksian mantan anggota JI. (foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MANTAN anggota organisasi terlarang Jamaah Islamiyah (JI), Nasir Abas, menyatakan kecintaannya kepada Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam menyikapi gejolak sosial politik dan keamanan yang tengah tidak kondusif selama ini di beberapa daerah.

“Setelah menyaksikan sendiri berbagai konflik di berbagai wilayah dan negara, saya justru menyatakan saya cinta Indonesia,” kata Nasir Abas dalam forum diskusi di Medan, Sumatra Utara, Sabtu (30/8).

Ia kemudian menegaskan bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari ajaran yang disampaikan Nabi Muhammad SAW. "Saya hanya ingin menegaskan cinta tanah air merupakan ajaran yang dicontohkan Rasulullah," ujarnya.

Namun, ada yang perlu ia garis bawahi, yakni cinta tanah air tidak serta-merta absolut tidak berbuat apa pun. Namun, ikut membantu memperbaiki segala hal yang berkaitan dengan kekurangan yang ada pada bangsa dan negara. "Inilah bentuk cinta tanah air yang sejalan dengan iman, tidak meninggalkan, tapi memperbaiki," tutur Nasir Abas.

Baca juga:

Terduga Teroris di Jatim Sumbangkan Sebagian Gaji Untuk Kegiatan Jemaah Islamiyah



Hal senada juga disampaikan mantan amir Jamaah Islamiyah (JI) Ustaz Para Wijayanto. Ia menegaskan salah satu implementasi cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yakni dengan selalu menebarkan kebaikan, bukan merawat kebencian dan menebar caci maki. Apalagi sampai memicu kerusakan dan ketakutan di tengah-tengah masyarakat.

"Cara mencintai NKRI bukan dengan mengingkari atau mencaci, melainkan dengan terus berdakwah, mengajak kepada kebaikan, dan berkontribusi dalam perbaikan," kata Ustaz Para Wijayanto.

Jika pola dakwah kebaikan dan menyejukkan untuk niat memberikan kontribusi dan kekebaikan pada bangsa dan negara, ia yakin bahwa Indonesia akan menjadi negara yang lebih baik lagi, karena bangsanya semakin cinta pada negara ini.

"Dengan begitu, kecintaan kepada negeri ini terwujud dalam amal nyata, meski banyak kekurangan yang masih ada," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasatgaswil Sumatra Utara Kombes Didik Novi Rahmanto merasa senang dengan acara dialog kebangsaan yang dihadiri para eks tokoh dan anggota Jamaah Islamiyah tersebut.

Di mana kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat semangat rekonsiliasi dan persaudaraan antar sesama bangsa Indonesia.

"Sebuah kegiatan yang sangat bermakna, karena tidak hanya membicarakan masa lalu, tetapi bagaimana kita bersama-sama menyongsong masa depan," ungkap Didik.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud nyata dari semangat rekonsiliasi, persaudaraan, dan cinta tanah air.

Bahkan bisa menjadi simbol bahwa perubahan dan perbaikan selalu memungkinkan.

Apalagi ia pun merasa bahagia, para pengikut Jamaah Islamiyah mau secara sadar dan suka rela untuk kembali memeluk NKRI.

"Kita menyaksikan bahwa saudara-saudara kita yang dahulu pernah berjalan di jalan yang berbeda, kini telah kembali, bertobat, dan bertekad kuat untuk membangun bangsa bersama-sama," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa transformasi ideologi yang terjadi di organisasi Jamaah Islamiyah merupakan sebuah proses yang lebih dari sekadar meninggalkan masa lalu, tetapi juga langkah menuju masa depan yang lebih baik.

Oleh sebab itu, Didik mengajak kepada seluruh peserta untuk memperkuat semangat kebangsaan, sekaligus meneguhkan komitmen untuk menjaga Indonesia dari ancaman ideologi ekstrem, intoleran, dan yang dapat memecah belah.(knu)



Baca juga:

Jamaah Islamiyah Deklarasi Kembali ke Pangkuan NKRI, Yusri Data Napi Buat Potong Masa Tahanan

#Sumatra Utara #Jamaah Islamiyah #Seruan Kebangsaan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Perayaan Natal, Polri Gencarkan Perbaikan Gereja dan Posko Ibadah di Sumut
Polri memprioritaskan pembersihan dan perbaikan gereja-gereja yang terdampak bencana.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Jelang Perayaan Natal, Polri Gencarkan Perbaikan Gereja dan Posko Ibadah di Sumut
Indonesia
Hunian Tetap Korban Bencana Sumatra Mulai Dibangun 21 Desember
Pembangunan hunian tetap akan dilakukan bersama pemerintah daerah dan lintas kementerian.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Hunian Tetap Korban Bencana Sumatra Mulai Dibangun 21 Desember
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem di Sumatera Utara 8-15 Desember, Simak Wilayah yang Berpeluang Diguyur Hujan dengan Intensitas Sangat Lebat
Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi turun di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Frengky Aruan - Senin, 08 Desember 2025
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem di Sumatera Utara 8-15 Desember, Simak Wilayah yang Berpeluang Diguyur Hujan dengan Intensitas Sangat Lebat
Indonesia
Infrastruktur Mulai Pulih setelah Bencana Alam, Jalur Kereta Api Medan–Binjai Beroperasi Kembali
Memastikan mobilitas masyarakat tetap terjaga, distribusi logistik kembali lancar, dan aktivitas ekonomi tidak terhambat.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Infrastruktur Mulai Pulih setelah Bencana Alam, Jalur Kereta Api Medan–Binjai Beroperasi Kembali
Indonesia
Polri Andalkan Anjing Pelacak untuk Cari Korban Hilang Bencana Alam di Sumut, Sebut Punya Insting dan Deteksi Sangat Akurat
Pengerahan K9 ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pencarian di area-area yang sulit ditembus tim SAR konvensional.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Polri Andalkan Anjing Pelacak untuk Cari Korban Hilang Bencana Alam di Sumut, Sebut Punya Insting dan Deteksi Sangat Akurat
Berita Foto
Meihat Kondisi Dampak Kerusakan Pasca Banjir Bandang Di Tapanuli Utara Sumut
Foto udara pegunungan pasca longsor dan banjir Kabupaten Tapanuli, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025).
Didik Setiawan - Senin, 01 Desember 2025
Meihat Kondisi Dampak Kerusakan Pasca Banjir Bandang Di Tapanuli Utara Sumut
Indonesia
Presiden Prabowo Pastikan Pasokan Listrik dan BBM di Sumatra Utara Segera Pulih
Presiden Prabowo Subianto memastikan pasokan listrik dan BBM di wilayah terdampak bencana di Sumatra Utara segera kembali normal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 01 Desember 2025
Presiden Prabowo Pastikan Pasokan Listrik dan BBM di Sumatra Utara Segera Pulih
Indonesia
DPR Desak Presiden Prabowo Segera Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional di Sumatra, Penanganan Bisa Lebih Cepat dan Menyeluruh
Status darurat bencana nasional ini akan memperkuat respons pemerintah pusat.
Dwi Astarini - Senin, 01 Desember 2025
DPR Desak Presiden Prabowo Segera Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional di Sumatra, Penanganan Bisa Lebih Cepat dan Menyeluruh
Indonesia
Presiden Prabowo Temui Pengungsi Banjir Sumut: Desa Terisolasi dan Jalur Terputus Jadi Kendala
Presiden Prabowo Subianto meninjau korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah. Banyak desa masih terisolasi dan akses jalan terputus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 01 Desember 2025
Presiden Prabowo Temui Pengungsi Banjir Sumut: Desa Terisolasi dan Jalur Terputus Jadi Kendala
Indonesia
Sibolga, Tapteng, dan Tapsel Jadi Daerah Terparah Banjir di Sumut
BNPB mengungkap tiga wilayah di Sumatra Utara yang terdampak paling parah akibat banjir dan longsor, yaitu Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 01 Desember 2025
Sibolga, Tapteng, dan Tapsel Jadi Daerah Terparah Banjir di Sumut
Bagikan