Headline

Polisi Waspadai Masuknya ISIS dari Marawi ke Kaltara

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 21 Oktober 2017
Polisi Waspadai Masuknya ISIS dari Marawi ke Kaltara

Pasukan militer Filipina mengakhiri operasinya di Marawi ( ANTARA FOTO/REUTERS/Romeo Ranoco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gempuran militer Filipina membuat kelompok ISIS yang berada di Kepulauan Marawi makin terdesak. Operasi militer pemerintahan Rodrigo Duterte menyebabkan sejumlah pentolan ISIS tewas dan Marawi telah kembali ke tangan Filipina.

Aparat kepolisian mewaspadai kemungkinan larinya kelompok Islamic State and Iraq Syria (ISIS) ke wilayah Provinsi Kalimantan Utara pasca penyerangan militer Filipina di Kepulauan Marawi.

Antisipasi yang dilakukan aparat kepolisian tersebut, Polda Kaltim-Kaltara mengirimkan personil Brimob ke wilayah perbatasan di Kabupaten Nunukan, Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan dan Kabuparen Berau, Kaltim yang dekat dari wilayah Filipina.

Kapolres Nunukan, AKBP Jepri Yuniardi di Nunukan, Sabtu (21/10) membenarkan, pihaknya menjaga area penyeberangan dari dan ke Malaysia sebagai bentuk antisipasi dini terkait kemungkinan larinya kelompok ISIS dari Filipina tersebut pasca kematian pimpinannya Isnilon Hapilon dan Omar Maute.

Penjagaan dan pemeriksaan ketat aparat kepolisian tersebut telah dilakukan sejak beberapa hari terakhir ini terhadap penumpang yang berasal dari Malaysia.

Jepri Yuniardi sebagaimana dilansir Antara mengakui, Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Filipina ini sangat berpotensi menjadi pintu masuk pelarian kelompok yang tersisa dari penyerangan militer Filipina saat ini.

"Kami dari aparat kepolisian diminta untuk waspada terkait dengan potensi larinya kelompok ISIS dari Filipina karena Kabupaten Nunukan berbatasan langsung dengan Malaysia dan bisa pula langsung dari Filipina," terang Jepri Yunardi.

Kapolres Nunukan menduga pula, anggota kelompok ISIS ini kemungkinan berusaha keluar dari negaranya (Filipina) dan mencari tempat persembunyian untuk berlindung.

Berkaitan dengan kemungkinan tersebut Polda Kaltim-Kaltara mengirim puluhan personil anggota brimob ke daerah itu untuk menambah kekuatan pengamanan khususnya pada jalur penyeberangan yang tersebar di Kabupaten Nunukan.

Proses pemeriksaan itu dengan memeriksa identitas kependudukan setiap penumpang atau orang yanag memasuki daerah itu dari Malaysia ataupun lainnya.

Sistem pengamanan ini kerja sama dengan TNI untuk menjaga wilayah perbatasan RI dengan Malaysia di sejumlah titik di Kabupaten Nunukan khsususnya yang dianggap paling rawan pintu masuk dari negara lain.(*)

#Kaltara #ISIS #Ancaman ISIS #Polda Kalbar
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Olahraga
8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Dievakuasi, Segera Diidentifikasi di RS Bhayangkara
Korban helikopter jatuh di Sekadau, Kalimantan Barat, langsung dievakuasi. Proses identifikasi korban akan dilakukan di RS Bhayangkara.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Dievakuasi, Segera Diidentifikasi di RS Bhayangkara
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Indonesia
Isi Konten Radikal Remaja Anggota ISIS di Gowa Terungkap, Aktif Sebarkan Propaganda
Isi konten radikal remaja anggota ISIS di Gowa ditangkap. Remaja itu aktif menyebarkan propaganda melalui media sosial dan membahas aksi bom bunuh diri.
Soffi Amira - Minggu, 25 Mei 2025
Isi Konten Radikal Remaja Anggota ISIS di Gowa Terungkap, Aktif Sebarkan Propaganda
Indonesia
Remaja 18 Tahun Ditangkap Densus 88, Diduga Sebarkan Propaganda ISIS dan Ajakan Teror
Pria bernama Muammar (18) yang ditangkap saat membeli air galon isi ulang, diduga aktif menyebarkan propaganda dan ajakan aksi teror melalui media sosial.
Frengky Aruan - Minggu, 25 Mei 2025
Remaja 18 Tahun Ditangkap Densus 88, Diduga Sebarkan Propaganda ISIS dan Ajakan Teror
Dunia
Sheriff Las Vegas Tepis Ledakan Tesla Cybertruck Dekat Hotel Trump Terkait ISIS
Kepolisian Las Vegas menegaskan ledakan Tesla Cybertruck di dekat Trump International Hotel tidak memiliki hubungan dengan kelompok teroris Negara Islam (ISIS).
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Januari 2025
Sheriff Las Vegas Tepis Ledakan Tesla Cybertruck Dekat Hotel Trump Terkait ISIS
Indonesia
Densus Temukan Simbol ISIS di Rumah Salah Satu Pengancam Paus Fransiskus
Pelaku ditangkap di berbagai wilayah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 September 2024
Densus Temukan Simbol ISIS di Rumah Salah Satu Pengancam Paus Fransiskus
Indonesia
2 Terduga Teroris yang Ditangkap di Jakbar Sudah Siapkan Bahan Peledak
Kedua terduga teroris yang ditangkap tersebut merupakan pendukung Daulah Islamiyah atau yang dikenal dengan ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Agustus 2024
2 Terduga Teroris yang Ditangkap di Jakbar Sudah Siapkan Bahan Peledak
Bagikan