Polisi Ungkap Peran Komplotan yang Tewaskan Kepala Cabang BRI, dari Menculik hingga Membunuh Korban
Gedung Polda Metro Jaya. (Foto: Humas a Polri)
MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mengungkap peran empat pelaku yang menculik Mohamad Ilham Pradipta (37), kepala kantor cabang pembantu (KCP) BRI yang tewas dibunuh.
"Empat pelaku berperan yang menculik, bukan yang membunuh korban," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy kepada wartawan, Jumat (22/8).
Menurut Resa, salah satu pelaku berinisial RW mencoba melarikan diri ke NTT hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap di Bandara NTT.
"Tersangka RW ini ditangkap setelah mencoba melarikan diri ke NTT," ucapnya.
Baca juga:
Sementara itu, satu pelaku yang merupakan aktor dari pembunuhan tengah diburu. Pihaknya juga saat ini masih mendalami keterangan para pelaku terkait motif aksi penculikan yang berujung pembunuhan tersebut.
"Satu pelaku masih diburu. Kasus masih terus dilakukan pendalaman," ucapnya.
Perkara tersebut bermula ketika korban diculik di salah satu pusat perbelanjaan di Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8) sore.
Penculikan terjadi tepat sebelum korban menghadiri pertemuan dengan tim salah satu pusat perbelanjaan di Pasar Rebo dari pukul 14.20 WIB-16.30 WIB.
Baca juga:
Masih Buron, Polda Metro Jaya Buru Otak Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank BRI
Terakhir, MIP sempat mengabarkan kepada rekan kerjanya pasa pukul 16.49 WIB bahwa rapat telah selesai dan ingin pulang.
Kemudian, rekaman CCTV memperlihatkan korban MIP tengah diculik, dipaksa masuk ke dalam sebuah mobil putih yang terparkir di sebelah mobilnya dan sempat berteriak minta tolong.
Adapun, seorang pria yang berada di lokasi mencoba mendekat, namun mobil yang membawa korban langsung melarikan diri. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Polda Metro Terima 3 Barang Bukti Laporan Pemidanaan Pandji: Flashdisk Hingga Rilis
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru
Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polda Metro Jaya tak Temukan Bukti Pidana
Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Buka Suara soal Materi Stand Up 'Mens Rea'
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan atas Dugaan Penghasutan, Polisi Segera Lakukan Pendalaman
Polda Metro Jaya Gandeng 3 Kejati Sinkronkan KUHP Biar Rakyat Gampang Pantau Kasus
Kapolda Metro Perintahkan Kapolres Perkuat Deteksi Dini, Bikin Jakarta 'Nol' Tawuran
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025