Polisi Tindak Ratusan Motor Berknalpot Bising di Kawasan Monas

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 08 Maret 2021
Polisi Tindak Ratusan Motor Berknalpot Bising di Kawasan Monas

Polisi razia motor berknalpot bising di kawasan Monas. Foto: Humas Polres Jakarta Pusat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi menindak ratusan kendaraan dalam razia motor dengan knalpot bising di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Sejumlah jenis sepeda motor diamankan petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat, Minggu (7/3) kemarin. Razia motor dengan knalpot bising sengaja digelar secara dadakan.

Baca Juga

Kerap Dijadikan Kebut-kebutan Knalpot Bising, Kawasan 'Ring 1' Bakal Ditutup

Petugas mengawasi pemotor yang melintas di sekitar Monas dan Istana. Dari operasi tersebut, sebanyak 278 motor berknalpot bising dan tidak dilengkapi surat-surat diamankan petugas.

"Ini juga sengaja digelar demi mencegah aksi balap liar yang biasa dilakukan komunitas motor di sekitaran Istana dan Monas," kata KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Sri Ngamini kepada wartawan, Senin (8/3).

Tak hanya kondisi badan motor yang sudah dimodifikasi. Satlantas Polres Jakarta Pusat juga menindak motor yang menggunakan knalpot bronk alias racing. Razia ini demi menjaga kepatuhan berlalu lintas.

Razia
Polisi razia motor berknalpot bising di kawasan Monas. Foto: RRI

Seluruh kendaraan yang terjaring langsung dibawa ke kantor Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat di Lapangan Banteng untuk di proses lebih lanjut.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperketat kawasan sekitar Istana Negara, Jakarta Pusat, dengan melakukan filter kendaraan.

Filter kendaraan ini bertujuan mencegah balap liar, konvoi kendaraan, hingga knalpot bising. Filter kendaraan ini diuji coba sejak Sabtu (6/3) kemarin.

Dalam hal ini, polisi menindak puluhan kendaraan, di antaranya yang berknalpot bising.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menjelaskan tujuan memfilter kendaraan di sekitar istana ini.

"Tujuannya untuk demi kenyamanan, keamanan masyarakat yang sedang olahraga, agar tak terganggu oleh knalpot dan konvoi yang biasanya suka ngebut," kata Sambodo.

Adapun filter kendaraan ini dilakukan setiap Sabtu dan Minggu. Aturannya tertuang dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 tahun 2009 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru.

Dalam aturan itu tertulis bahwa batas ambang kebisingan sepeda motor terdiri atas, untuk tipe 80 cc ke bawah maksimal 85 desibel (db).

Lalu, tipe 80-175cc maksimal 90 db dan 175cc ke atas maksimal 90 db. Jika melebihi ambang batas itu pengendara bisa dianggap melanggar karena knalpot dianggap tak laik jalan sesuai dengan UU no.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 285.

Kapolsek Metro Gambir, AKBP Kade Budiyarta melihat, aksi kebut-kebutan motor di kawasan Istana Negara sekarang jauh menurun.

"Karena kami bubarin terus terutama yang suka nongkrong. Kalau balapan kecil ya tapi melintas, iya;" terang Budi.

Ia meminta para pengendara motor besar untuk mengikuti aturan lalu lintas. Lalu, pengendara juga harus sadar aktivitas mereka menggangu, terutama penggunaan knalpot.

"Jangan jadikan jalan raya sebagai tempat untuk balapan. Kalau mau menuangkan hobinya silahkan ada tempat khusus untuk mereka," tutup Budi. (Knu)

Baca Juga

Kawasan 'Ring 1' Jadi Tempat Kebut-kebutan, Polisi Bakal Razia Knalpot

#Razia Polisi #Polres Jakarta Pusat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng memakan korban. Polres Jakarta Pusat langsung mengamankan dua orang.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Indonesia
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Polisi menemukan manifes penerbangan yang mencatat atlet golf J menuju Malaysia sehari setelah diduga diculik di Jakarta. Kasus masih diselidiki, motif belum jelas, dan laporan penculikan telah dicabut.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Indonesia
Daftar Pelanggaran Prioritas Operasi Keselamatan Jaya 2026
Guna memastikan kelancaran operasi, sebanyak 2.939 personel gabungan diterjunkan ke berbagai titik strategis
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Daftar Pelanggaran Prioritas Operasi Keselamatan Jaya 2026
Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Kebakaran dipicu tumpukan baterai Li-Po di gudang lantai satu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pukul 12.43 WIB, Selasa (9/12) lalu. Penyebab kebakaran disebutkan akibat meledaknya baterai drone di salah satu lantai.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Indonesia
Hari Pertama Operasi Zebra Jaya 2025, Lawan Arah, Tak Pakai Helm hingga Pakai Ponsel saat Berkendara Jadi ‘Sasaran Empuk’ Tilang Polisi
Pelanggaran paling banyak yakni tidak mengenakan helm dan melawan arus pada roda dua (sepeda motor).
Dwi Astarini - Selasa, 18 November 2025
Hari Pertama Operasi Zebra Jaya 2025, Lawan Arah, Tak Pakai Helm hingga Pakai Ponsel saat Berkendara Jadi ‘Sasaran Empuk’ Tilang Polisi
Bagikan