MerahPutih.com - Konflik antara warga terjadi Desa Sibenpopo dan Desa Bobane Jaya, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Dikabarkan, warga mengungsi akibat kejadian tersebut yang diduga akibat kasus pembunuhan.
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono menegaskan, kasus pembunuhan di Halmahera Tengah tidak terkait suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), melainkan dipicu provokasi dan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kami tegaskan bahwa ini bukan konflik SARA. Ada indikasi kejadian ini dipengaruhi oleh provokasi dan penyebaran informasi yang belum tentu benar," ujarnya saat dihubungi di Ternate, Senin.
Penyidik saat ini tengah mendalami kasus tersebut dengan menelusuri seluruh fakta, termasuk keterangan dari korban selamat.
Baca juga:
Konflik Amerika-Israel dan Iran Bikin Harga Plastik Melonjak, Industri Komestik Ikut Terdampak
"Kami akan menelusuri seluruh fakta, termasuk keterangan dari korban selamat yang memiliki nilai penting karena mengalami langsung kejadian tersebut," kata dia.
Kapolda mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Jangan sampai isu yang tidak jelas justru memperkeruh situasi dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," tegasnya.
Hingga saat ini belum terdapat bukti yang mengarah pada keterlibatan kelompok masyarakat tertentu dalam peristiwa tersebut. Selain itu, pihaknya juga mendalami adanya indikasi provokasi yang berpotensi memperkeruh situasi.
Kapolda mengajak masyarakat menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat kepolisian.
Hingga saat ini, situasi keamanan di wilayah tersebut terus dipantau aparat kepolisian guna memastikan situasi tetap kondusif.
Kapolda memimpin langsung peninjauan terhadap sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan.
"Peninjauan ini bertujuan memantau perkembangan situasi keamanan serta memastikan proses pemulihan bagi warga yang terdampak," kata Kapolda saat bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Malut. (*)

