Polisi Tangkap 60 Orang dalam Perang Sarung, Walkot Solo Soroti Kenakalan Remaja

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Polisi Tangkap 60 Orang dalam Perang Sarung, Walkot Solo Soroti Kenakalan Remaja

Polresta Surakarta tangkap remaja perang sarung, Selasa (24/2) dini hari. (Dok.Polresta Surakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - POLRESTA Surakarta menangkap 60 remaja yang terlibat perang sarung selama bulan Ramadan. Hal itu menjadi sorotan Wali Kota Surakarta Respati Ardi terkait dengan kenakalan remaja. Wakapolresta Solo AKBP Sigit mengatakan setidaknya ada 60 pelaku yang sudah ditangkap jajaran Polresta Solo. Semuanya ditangkap atas laporan masyarakat yang masuk ke Call Center Tim Sparta.

“Intinya ada laporan dari warga yang masuk ke Tim Sparta yang langsung kami tindak lanjuti. Dengan begitu, sebelum terjadi perang sarung, pelaku yang mayoritas anak-anak ini sudah ditangkap petugas,” ujar Sigit, Selasa (24/2).

Ia mengatakan masyarakat yang telah melaporkan adanya indikasi perang sarung di wilayahnya kepada Polresta Solo. Dengan begitu, laporan bisa langsung ditindaklanjuti sebelum terjadi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat untuk mencegah terjadinya aksi perang sarung di wilayahnya dan kepada warga lainnya jika ada yang melihat atau mengetahui hal yang mencurigakan lapor polisi,” kata dia.

Baca juga:

Perang Sarung Malam Ramadan, Polresta Surakarta Amankan 17 Anak


Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan pihaknya bakal menindak tegas anak-anak dan orangtua pelaku perang sarung yang ditangkap pihak berwajib. Ini masuk kategori kenakalan remaja. “Selama Ramadan ini, kejadian yang menonjol dan membutuhkan perhatian yakni perang sarung yang dilakukan anak-anak. Kami akan tindak tegas anak-anak yang terlibat perang sarung ini, juga orangtuanya,” kata Respati.

Ia mengatakan, dari analisis yang dilakukan, perang sarung ini pelakunya dari luar Solo.

“Kami sudah mengantongi informasi sekolah-sekolahnya sehingga akan kami koordinasikan dengan dinas pendidikan serta kepolisian agar si anak dan orangtuanya dipanggil dan dibimbing,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran Perang Sarung Jelang Sahur Ramadan di Solo











#Solo #Ramadan #Kenakalan Remaja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Bagikan