Aparat Polresta Tangerang tengah memburu pemilik pabrik sabun kosmetik palsu. Pabrik itu beroperasi di Desa Taban, Kecamatan Jambe, Tangerang, Banten.
"Petugas sudah meminta keterangan dari berbagai pihak di lokasi pabrik tentang keberadaan pemilik," kata Kapolresta Tangerang Kombes (Pol) Asep Edi Suheri di Tangerang, Jumat (28/4).
Asep mengatakan, pemilik telah melakukan tindak pidana penipuan dengan cara meniru barang yang telah resmi, dan sudah ada izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Masalah tersebut terkait BPOM Banten menggrebek pabrik sabun kosmetik palsu di Desa Taban, Kecamatan Jambe, tapi tidak ditemukan pemilik karena melarikan diri.
Petugas BPOM dibantu aparat Polresta Tangerang hanya menemui para karyawan. Lokasi pabrik itu letaknya jauh dari keramaian dan warga setempat hanya mengetahui sebagai gudang penyimpanan barang.
Sedangkan pabrik tersebut tidak menggunakan papan nama perusahaan dan dijaga ketat petugas pengamanan yang dibayar pemilik.
Penggerebekan itu karena adanya laporan dari warga yang dirugikan setelah menggunakan sabun pemutih itu menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal.
Sabun pemutih itu tertulis produksi Thailand meniru yang asli, tapi diproduksi di Kecamatan Jambe, Tangerang.
Pabrik di Jambe itu merupakan pengembang dari usaha serupa di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang yang pernah disegel petugas.
Sumber: ANTARA