Polisi Sumbar: Pelanggar Terbanyak Operasi Patuh Usia Muda

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 24 Mei 2017
Polisi Sumbar: Pelanggar Terbanyak Operasi Patuh Usia Muda

Ilustrasi Operasi Patuh Jaya. (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kepolisian Resor Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyatakan surat bukti pelanggaran (tilang) terbanyak diberikan kepada pelanggar usia 16-20 tahun atau sebanyak 105 tilang selama Operasi Patuh yang digelar dari 9-22 Mei 2017.

"Total tilang yang kami terbitkan sebanyak 460 lembar, terbanyak diberikan ke pelanggar berusia 16-20 tahun dengan 105 tilang," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesisir Selatan, Iptu Ghanda Novidiningrat di Painan, Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/5).

Ia menyampaikan pelanggar lainnya dengan batasan usia 26-30 tahun diberikan sebanyak 83 tilang, usia 21-25 tahun sebanyak 66 tilang, 31-35 tahun sebanyak 63 tilang, 36-40 tahun 48 tilang, 41-45 tahun 34 tilang, dan usia 46-50 tahun sebanyak 29 tilang.

Selanjutnya pelanggar berusia 51-55 tahun sebanyak 18 orang, di atas 60 tahun sebanyak tujuh orang, di bawah 15 tahun lima orang dan 56-60 tahun dua orang.

Selain menerbitkan 460 tilang ke pemilik kendaraan roda dua atau lebih, pihaknya juga menegur 30 pengendara yang kesalahannya masih bisa ditolerir.

Ia menjelaskan pelanggaran terbanyak dilakukan pengendara kendaraan roda dua dengan tidak memakai helm berjumlah 200 pengendara.

Selama pelaksanaan operasi, terjadi lima kasus kecelakaan lalu lintas, satu di antaranya menyebabkan seorang pengendara meninggal dunia.

Untuk meningkatkan kepatuhan pengendara pihaknya bertekad terus menggelar razia rutin di beberapa titik di kabupaten itu.

"Razia akan tetap kami gelar walaupun jadwal Operasi Patuh telah berakhir, kegiatan tersebut seyogyanya bukanlah untuk polisi tapi ditujukan untuk masyarakat agar tertib selama berkendara," kata dia.

Ia menilai pemahaman akan keselamatan berlalu lintas di daerah itu masih harus dipupuk seperti pentingnya pemakaian helm karena pengendara yang tidak menggunakannya cenderung mengalami risiko kecelakaan lebih fatal.

Sumber: ANTARA

#Operasi Patuh Jaya #Kota Padang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah kota besar pada Kamis, 17 September.
Frengky Aruan - Kamis, 17 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
Indonesia
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Kabut asap karhutla menyerang Padang, kualitas udara berbahaya. Pemkot Padang meliburkan TK dan PAUD, sementara SD-SMP melaksanakan PJJ 9–11 September 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Indonesia
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Berbagai spekulasi yang muncul di ruang publik justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Indonesia
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
R mengalami masalah psikologis karena perundungan, ia merupakan korban tindakan teman-temannya.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
Indonesia
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
R yang merupakan pelajar di sana diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Bagikan