Polisi Sudahi Penutupan Jalan Gatot Subroto Akses Masuk DPR

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 03 Oktober 2019
Polisi Sudahi Penutupan Jalan Gatot Subroto Akses Masuk DPR

Petugas memasang kawat duri guna mengansitipasi aksi mahasiswa menolak pengesahan RKUHP di depan Gedubg DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). ANTARA/HO/Ditlantas Polda Metro Jaya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah hampir seminggu sejak tangga 23 September jalan depan kawasan Gedung DPR/MPR ditutup imbas adanya demo besar, baru hari ini, Kamis 3 Oktober 2019 jalan depan kawasan tersebut dibuka.

"Sudah tidak ada penutupan jalan di seluruh daerah Jakarta. Tadi malam sudah dibuka dari 19.30 WIB secara bertahap," kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir saat dikonfirmasi, Kamis (3/10).

Baca Juga:

Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo Mahasiswa Geruduk DPR

Arus lalu lintas di sana sudah normal seperti biasanya. Kendaraan sudah bisa lagi melintas di sana karena tidak adanya pengalihan arus yang dilakukan pihak kepolisian. Pertimbangan jalan dibuka karena tak adanya lagi demo besar yang dilalukan di sana.

Meski begitu, Nasir mengimbau para pengendara bisa selalu tertib dalam berkendara agar tidak membahayakan pengguna jalan lain. Dirinya minta para pengendara bisa mematuhi aturan dan rambu lalu lintas yang ada.

"Tidak ada, kita menutup jalan itu karena situasi seperti unjuk rasa yang sudah diterima melalui rekan intelijen. Kalau demo besar itu baru ditutup, event seperti itu kan sudah enggak ada, jadi ya sudah tidak perlu ditutup," tutup perwira polisi berpangkat melati dua itu.

demo
Demo mahasiswa dan Serikat Petani Indonesia di depan Gedung MPR/DPR. Foto: MP/Kanu

Sementara, Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Barat belum berencana memperbaiki pos polisi Slipi dan Tomang yang dibakar saat demo. Kasat Lantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Hari Admoko mengatakan, perbaikan pos polisi itu menunggu situasi Jakarta kondusif.

"Sekarang menunggu perintah bapak Dirlantas untuk revitalisasi, dan situasi juga belum kondusif total," kata Hari, ketika dikonfirmasi.

Baca Juga:

Barikade Kawat Berduri Hadang Massa Dekati Gerbang DPR

Menurut Hari, saat ini bekas bangunan hanya ditutup terpal, agar belasan sepeda motor barang bukti yang sudah dipasang garis polisi tidak diambil pemulung. "Belum tahu jumlah kerugiannya berapa masih dihitung oleh anggota," tandas dia.

Untuk diketahui, massa perusuh mengamuk dan membakar Pos Pol Slipi saat demo mahasiswa 24 September lalu. Di mana saat itu dibawah kolong flyover Slipi banyak Mahasiswa yang sedang duduk, tiba tiba datang gerombolan orang tak dikenal membakar pos pol.

Keesokan harinya saat demo pelajar pada (25/9/2019) massa terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di depan Mall Slipi Jaya. Massa pun bergerak ke arah Po Pol Tomang dan langsung membakar bangunan dan sejumlah sepeda motor barang bukti. (Knu)

Baca Juga:

Massa Aksi Bakar Pospol Palmerah, Penumpang Kereta Api Terdampak

#Demo Mahasiswa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Demo Jakarta 20 Oktober 2026, ini Daftar Jalan Alternatif dan Titik Aksi
Demo Jakarta 20 Oktober 2026 akan dimulai pukul 10.00 WIB. Ada sejumlah jalan alternatif yang bisa dilalui.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Demo Jakarta 20 Oktober 2026, ini Daftar Jalan Alternatif dan Titik Aksi
Indonesia
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak warga negara yang dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Berita Foto
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Dukuh Atas Jakarta
Suasana aksi unjuk rasa Mahasiswa Unversitas Indonesia (UI) di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 18 Agustus 2026
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Dukuh Atas Jakarta
Berita Foto
Ratusan Polwan Kawal Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Polisi wanita berjaga dan menutup akses menuju Bundaran HI saat mengamankan unjuk rasa mahasiswa UI di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 18 Agustus 2026
Ratusan Polwan Kawal Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Indonesia
Mahasiswa Demo di Dekat Bundaran HI Jakarta Bubar, 21 Orang Diamankan Polisi
21 Orang yang kedapatan membawa barang-barang berbahaya di tengah pengerahan ribuan personel pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Mahasiswa Demo di Dekat Bundaran HI Jakarta Bubar, 21 Orang Diamankan Polisi
Indonesia
Hari Ini ASN DKI WFH dan Sekolah PJJ Imbas Demo BEM UI? Pramono Ikut Arahan Pusat
ASN DKI Jakarta WFH dan sekolah PJJ pada hari ini Selasa (18/8) arahan pemerintah pusat.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Hari Ini ASN DKI WFH dan Sekolah PJJ Imbas Demo BEM UI? Pramono Ikut Arahan Pusat
Indonesia
BEM UI Gelar Demo Siang Ini, Tuntut Berantas KKN hingga Tetapkan Gempa Flores sebagai Bencana Nasional
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) berencana menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
BEM UI Gelar Demo Siang Ini, Tuntut Berantas KKN hingga Tetapkan Gempa Flores sebagai Bencana Nasional
Indonesia
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Menurut Pramono, Indonesia menganut negara demokrasi. Oleh karena itu, siapa saja boleh berpendapat dan berekspresi di muka umum.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Indonesia
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Mahasiswa Trisakti gelar aksi di DPR dengan tiga tuntutan utama: stabilitas ekonomi, evaluasi kompetensi pejabat Kabinet Prabowo, dan pengembalian supremasi sipil.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan, Tuntut Kabinet Prabowo Peka Penderitaan Ekonomi Rakyat
Indonesia
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Gerakan perubahan besar seperti yang terjadi pada 1998 membutuhkan kombinasi krisis ekonomi dan krisis politik yang berlangsung secara bersamaan.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Elite Politik Solid, Penghambat Reformasi Jilid II
Bagikan