Polisi Limpahkan Berkas 2 Tersangka Oknum PNS yang Kena OTT

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 09 Maret 2018
Polisi Limpahkan Berkas 2 Tersangka Oknum PNS yang Kena OTT

Ilustrasi (Foto: Warinternasional)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyidik Kepolisian Resor Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, melimpahkan berkas perkara operasi tangkap tangan dua oknum PNS setempat kepada Kejaksaan Negeri daerah tersebut.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf didampingi Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar di Mapolres Rejang Lebong mengatakan, berkas perkara atas nama Sapuan dan Ropen yang ditangkap oleh Tim Satgas Saber Pungli Polres Rejang Lebong tersebut dinyatakan sudah lengkap atau P21 dan sudah dilimpahkan ke pihak Kejari Rejang Lebong.

"Dengan telah dilimpahkannya berkas perkara berikut kedua tersangkanya ke tim Kejari Rejang Lebong, maka proses hukum keduanya sekarang berada kejaksaan," katanya seperti dilansir Antara, Kamis (8/3).

Sejauh ini dari hasil pemeriksaan dalam kasus dugaan Pungli tunjangan beban kerja PNS di lingkungan Pemkab Rejang Lebong itu diperkirakan telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 900 juta.

Kendati demikian, tersangka dalam kasus itu baru dua orang. Pihaknya masih terus mendalami kasus itu, karena tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru kedepannya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Rejang Lebong, Galuh Bastoro Aji menjelaskan, kedua tersangka kasus OTT tim Saber Pungli Polres Rejang Lebong saat ini sudah mereka titipkan di Lapas Klas II-A Curup.

Kedua tersangka ini mereka dititipkan di Lapas daerah itu selama 20 hari kedepan, guna menyiapkan administrasi dakwaan kedua tersangka untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Bengkulu.

"Jika dalam waktu 20 hari ini belum selesai, maka kami akan memperpanjang masa penahanan kedua tersangka selama 30 kedepan dan jika belum selesai juga akan diperpanjang 30 hari lagi. Jaksa memiliki waktu 80 hari untuk menyelesaikan dakwaan," katanya.

Kejari Rejang Lebong sudah menyiapkan tim jaksa penuntut umum (JPU) yang dipimpinnya langsung oleh dirinya, dibantu empat anggotanya yakni Raden Dimash Hidayatullah, Endang Pujiastuti, Fajar Santoso dan Mario Vegas Tanjung.

Sapuan dan Ropen ditangkap tim Saber Pungli Polres Rejang Lebong pada 11 November 2017 di lingkungan Setda Rejang Lebong terkait pungutan liar terhadap tunjangan beban kerja ratusan PNS di enam OPD di daerah itu. (*)

#Operasi Tangkap Tangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Diduga Terima Gratifikasi Rp 11,14 Miliar
KPK menduga Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena menerima gratifikasi dengan total Rp 11,14 miliar sepanjang 2023 hingga 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 22 September 2026
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Diduga Terima Gratifikasi Rp 11,14 Miliar
Indonesia
KPK Gelar OTT, Diduga Pejabat Kantor Pertanahan Diciduk
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
KPK Gelar OTT, Diduga Pejabat Kantor Pertanahan Diciduk
Indonesia
Gelar OTT, KPK Tangkap Rektor Universitas Jenderal Soedirman
Ketua KPK Setyo Budiyanto menutup rapat konstruksi perkara dan barang bukti yang disita dalam OTT terhadap pejabat Unsoed tersebut.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
Gelar OTT, KPK Tangkap Rektor Universitas Jenderal Soedirman
Indonesia
KPK Bantah Isu OTT Bogor, Hanya Minta Keterangan Sejumlah Pihak
KPK menegaskan tidak ada OTT di Kabupaten Bogor terkait beredarnya isu 6 orang terjaring operasi senyap.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
KPK Bantah Isu OTT Bogor, Hanya Minta Keterangan Sejumlah Pihak
Indonesia
Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Terus Bertambah, Komisi II DPR Bakal Ubah Remunerasi
Korupsi di daerah sudah berada pada level darurat sehingga para pemangku kepentingan harus mencari jalan keluar yang mendasar dan menyeluruh.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Terus Bertambah, Komisi II DPR Bakal Ubah Remunerasi
Indonesia
OTT KPK Jerat 2 Bupati Beruntun, PDIP: Bukti Pencegahan Korupsi Masih Lemah
Anggota Komisi II DPR RI menyoroti perlunya pembenahan mentalitas aparatur negara.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
OTT KPK Jerat 2 Bupati Beruntun, PDIP: Bukti Pencegahan Korupsi Masih Lemah
Indonesia
Gelar OTT, KPK Tangkap Kepala Imigrasi Jakarta Barat
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar), Rabu (3/6).
Frengky Aruan - Rabu, 03 Juni 2026
Gelar OTT, KPK Tangkap Kepala Imigrasi Jakarta Barat
Indonesia
Ditangkap KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Punya Harta Rp 86,7 Miliar
Fadia terakhir menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 29 Maret 2024.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Ditangkap KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Punya Harta Rp 86,7 Miliar
Indonesia
KPK Gelandang Bupati Pekalongan ke Jakarta
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq akan menjalani pemeriksaan intensif setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
KPK Gelandang Bupati Pekalongan ke Jakarta
Indonesia
Gelar OTT, KPK Tangkap Bupati Pekalongan
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dan sejumlah pihak itu ditangkap lantaran diduga terlibat kasus korupsi.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
Gelar OTT, KPK Tangkap Bupati Pekalongan
Bagikan