Polisi Buka Posko Bantuan Untuk Bencana, Bisa Hubungi 0812-7672-2009
Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama petugas BPBD menerobos banjir di kawasan Woyla, sebagai upaya mengakses permukiman warga yang masih terkurung banjir. Hingga Sabtu (29/11/2025) sebanyak 50 unit rumah warga di kawasan setempat rusak parah akibat terjangan banjir bandang. ANTARA/HO-Pemkab Aceh Barat
MerahPutih.com - Banjir bandang, tanah longsong melanda berbagai wilayah di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Ribuan rumah terendam, puluhan korban jiwa dan hilang, serta putusnya jalan dan infrastruktur public rusak parah.
Polri membuka posko kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan dari masyarakat bagi korban terdampak bencana alam di berbagai wilayah di Indonesia.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, posko ini untuk memastikan bantuan dari masyarakat dapat dihimpun dan disalurkan secara cepat serta tepat sasaran.
"Posko ini kami siapkan agar proses pengumpulan dan distribusi bantuan lebih terkoordinasi," katanya di Mako Polisi Udara, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (29/11).
Baca juga:
Gajah Sumatera Mati Terseret Banjir Bandang, Saat Ditemukan Sudah Tertimpa Kayu dan Lumpur
Posko kemanusiaan berlokasi di Kantor Korsabhara Baharkam Polri di Jalan Komjen Pol. M. Jasin, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok.
Jenis bantuan yang dapat disalurkan antara lain pakaian bersih dan layak pakai, selimut dan bantal, pakaian serta perlengkapan bayi (popok, susu, tisu basah/kering, sabun bayi, dan lain-lain.
Selain itu, obat-obatan dan vitamin, alat mandi dan perlengkapan kebersihan, kebutuhan pribadi perempuan (pembalut dan sejenisnya, pakaian dalam pria/wanita, serta makanan instan
"Setiap bantuan memiliki arti besar bagi para korban," ucapnya.
Korsabhara Baharkam Polri setiap hari menerima berbagai jenis bantuan yang dibutuhkan para penyintas.
Untuk informasi lebih lanjut dan koordinasi pengiriman bantuan, masyarakat dapat menghubungi call center Posko Polri di 0812-7672-2009.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra