Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polisi Bentuk Tim Khusus Kawal Pemakaman Jenazah COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 06 April 2020
Polisi Bentuk Tim Khusus Kawal Pemakaman Jenazah COVID-19

Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polda Metro Jaya membentuk tim khusus mengawal proses pemakaman jenazah terpapar virus corona atau COVID-19. Tim khusus itu diisi anggotakan Ditsamapta Polda Metro.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya penolakan warga terhadap jenazah penderita COVID-19 yang terjadi di beberapa wilayah belakangan ini.

"Tim terdiri dari anggota pengamanan dan anggota yang siap membantu proses pemakamanan," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (6/4).

Baca Juga:

Pakar Mikroba UGM Pastikan Jenazah Pasien Corona Tak Sebarkan Penyakit

Dia menjelaskan, tim khusus tersebut sudah bekerja. Semisal di Tempat Pemakaman Umum Tegal Alur pada Minggu (5/4) kemarin.

Anggota melaksanakan pengamanan pemakaman jenazah covid-19 dengan mengimbau dan menghalau pihak keluarga yang ingin mendekati jenazah dan menolak proses pemakaman.

Tangkapan layar proses penguburan pasien COVID-19 saat akan dimakamkan di pekuburan umum belum lama ini di Makassarr, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.
Tangkapan layar proses penguburan pasien COVID-19 saat akan dimakamkan di pekuburan umum belum lama ini di Makassarr, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.

Hasilnya, keluarga jenazah dapat diimbau dan dihalau serta menerima pelaksanaan pemakaman dengan situasi kondusif.

"Anggota telah mendapat pelatihan yang bertugas dalam rangka antisipasi penolakan warga terhadap pemakaman korban covid-19 dan antisipasi keluarga korban yang ingin memaksakan diri mengikuti proses pemakaman," kata dia.

Baca Juga:

Dalam Sehari Pasien Positif Corona di Surabaya dan Lamongan Melonjak Drastis

Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara Khusus Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan kasus positif virus corona atau covid-19, hingga Minggu, 5 April 2020 pukul 12.00 WIB, mengalami penambahan. Ada penambahan 181 kasus baru, sehingga total kasus pasien positif corona sebanyak 2.273 orang. (Knu)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan