Polisi Amsterdam Tangkap Puluhan Demonstran Pro-Palestina di Belanda, Ingin Konflik di Gaza Segera Berakhir

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 11 November 2024
Polisi Amsterdam Tangkap Puluhan Demonstran Pro-Palestina di Belanda, Ingin Konflik di Gaza Segera Berakhir

Bendera Palestina. (Foto: Unsplash/Chris Robert)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Puluhan demonstran pro-Palestina telah ditahan oleh polisi di Amsterdam setelah menentang larangan protes publik di ibu kota Belanda.

Sebelumnya, para demonstran yang berjumlah ratusan orang itu berkumpul di Lapangan Dam pada hari Minggu (10/11), untuk menyerukan diakhirinya konflik di Gaza dan menyatakan penolakan terhadap perang tersebut, demikian diberitakan BBC, Senin (11/11).

Demonstrasi dilarang sementara oleh wali kota setelah penggemar sepak bola Israel menjadi sasaran pada Kamis malam setelah pertandingan antara Maccabi Tel Aviv dan Ajax Amsterdam.

Pemerintah Israel telah menyarankan warganya untuk secara tegas menghindari acara olahraga dan budaya Israel saat berada di luar negeri, khususnya pertandingan sepak bola antara Prancis dan Israel di Paris pada hari Kamis pekan ini.

Baca juga:

Serangan Israel Berlanjut, Lebanon Minta Perlindungan Situs Warisan Budaya

Pihak berwenang mengatakan serangan hari Kamis yang menyebabkan lima orang dirawat di rumah sakit dimotivasi oleh antisemitisme karena para penggemar tersebut dicari di seluruh kota.

Polisi Amsterdam mengatakan bahwa terjadi juga kerusuhan pada malam sebelum pertandingan. Kepala polisi Peter Holla mengatakan bahwa telah terjadi insiden "di kedua belah pihak", termasuk pendukung Israel yang mencabut bendera Palestina dari dinding dan membakarnya, serta menyerang sebuah taksi.

Wali Kota Femke Halsema sebelumnya mengumumkan larangan berkumpul di tempat umum pada hari Jumat yang berlaku setidaknya hingga akhir pekan, menganggap kota tersebut sebagai daerah keamanan berisiko tinggi.

Namun, para pengunjuk rasa pada hari Minggu kemarin berpendapat bahwa mereka seharusnya bebas menyuarakan ketidaksetujuan terhadap tindakan Israel di Gaza. (ikh)

#Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
MUI akan melayangkan surat kepada Kapolri dan Presiden terkait penangkapan warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad di Jakarta. MUI mengingatkan pemerintah agar hati-hati menangani kasus sensitif ini sesuai hukum nasional dan internasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan dokumen itu palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Wartawan Italia Alessandro Mantovani mengaku dipukuli pasukan Israel saat misi Armada Global Sumud.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Bagikan