Polandia Mengaktifkan Seluruh Sistem Pertahanan Udara
Ilustrasi rudal. (ANTARA/Anadolu)
MerahPutih.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melaporkan serangan rudal dan drone di beberapa kota, termasuk Kharkiv, Lviv, Kiev dan Mykolaiv, yang mengakibatkan kerusakan pada area permukiman dan infrastruktur energi serta kematian enam orang.
Rusia melancarkan serangan ke Ukraina pada Februari 2022. Untuk mendukung Ukraina, negara-negara Barat menjatuhkan sanksi keras terhadap Rusia, dan sejak itu Kiev menerima bantuan senjata, kemanusiaan dan ekonomi. Konflik akan memasuki tahun ketiga pada 24 Februari.
Baca Juga:
Rusia Tuduh Jepang, AS dan Korsel Siap Perang Dengan Korut
Polandia mengaktifkan seluruh sistem pertahanan udaranya di seluruh negeri sebagai respon terhadap serangan rudal Rusia yang intens di wilayah Ukraina dekat perbatasan Polandia pada Rabu pagi (7/2), menteri pertahanan mengumumkan.
Wladyslaw Kosiniak-Kamysz, wakil perdana menteri dan menteri pertahanan Polandia, mengatakan pada Radio ZET bahwa Rusia menyerang beberapa kota di Ukraina, termasuk Lviv, dekat perbatasan Polandia-Ukraina.
"Kami mengaktifkan sistem pertahanan udara kami" menyusul serangan di dekat perbatasan Polandia, katanya.
Rusia beralih ke ekonomi perang, memproduksi lebih banyak senjata dan amunisi dan bahkan menerima senjata dari sekutu seperti Korea Utara, klaim Kamysz saat menjelaskan alasan meningkatnya serangan terhadap Ukraina baru-baru ini.
Presiden Polandia Andrzej Duda pada Senin mengatakan bahwa Ukraina harus mendapatkan kembali kendali atas semua wilayahnya yang diakui secara internasional, termasuk Krimea, setelah muncul keraguan atas komitmennya pekan lalu.
"Saya ingin menekankan hal ini dengan tegas," kata Duda dikutip Antara. (*)
Baca Juga:
Rudal Rusia Serang Ukrania dari Korut, AS dan Korsel Berang
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi