Pokdarwis Bangkitkan Wisata Alam di Yogyakarta

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 03 Februari 2016
Pokdarwis  Bangkitkan Wisata Alam di Yogyakarta

Tempat Wisata Yogyakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - Provinsi DI Yogyakarta terus berupaya membangkitkan objek-objek wisata alam. Bukan hanya objek buatan, melainkan juga objek wisata alam yang selama ini terbengkalai atau hanya menjadi hutan.

Kepala Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, Aris Riyanta menyatakan bahwa pihaknya terus mendorong pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Menurutnya, Pokdarwis dapat menjadi pilar pembentukan objek wisata baru di tiap-tiap daerah yang memiliki potensi.

"Sudah banyak kita bentuk Pokdarwis. Bisa dikatakan, umumnya masyarakat Yogyakarta sudah sadar terhadap pengembangan wisata atau membuat objek wisata," katanya kepada merahputih.com di Kantor Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Rabu  (3/2).

Yono Maryono, anggota Pokdarwis Wisata Air Terjun Kembang Soka, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, DI Yogyakarta, mengatakan pembentukan kelompok yang ia geluti itu baru terbentuk satu tahun. Sebelum berdirinya Pokdarwis, air terjun Kembang Soka hanya alam biasa yang tidak terurus.

"Dibentuk tahun lalu, 5 Januari 2015. Baru setahun, tapi alhamdulillah air terjunnya sekarang banyak yang ngunjungi," kata pria yang akrab dipanggil Yono ini saat ditemui merahputih.com di sekretariat Pokdarwis Kembang Soka, Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo, DI Yogyakarta, Rabu (3/2).

Yono menjelaskan, setelah terbentuknya Pokdarwis, tugas anggotanya ialah gotong royong membangun infrastruktur, seperti jalan menuju lokasi air terjun, membuat anak tangga tetap kokoh, menjaga kebersihan, hingga menjaga parkir wisatawan. "Alhamdulillah duit retribusi sama parkir bisa jadi pemasukan buat anak-anak muda di sini," katanya. (fre)

BACA JUGA:

  1. Warisan Budaya Jadi Daya Tarik Turis Asing
  2. Yogyakarta Jadi Tempat Favorit Turis Belanda dan Jepang
  3. Cara Sektor Wisata Yogyakarta Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean
  4. Keberadaan Hotel Belum Dongkrak Pariwisata Yogyakarta
#Air Terjun #Wisata Indonesia #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Indonesia
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Stabilitas di daerah menjadi fondasi penting bagi kelancaran kehidupan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Bagikan