Pohon Tumbang di Kebun Raya, 4 Tewas dan 21 Luka-luka

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Minggu, 11 Januari 2015
Pohon Tumbang di Kebun Raya, 4 Tewas dan 21 Luka-luka

Pohon Tumbang di Kebun Raya Bogor menewaskan 4 orang (sumber Foto: Indonesia.travel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Sejumlah 21 orang luka-luka dan empat orang lainnya meninggal dunia di Bogor. Peristiwa tersebut akibat adanya pohon yang tumbang di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Kejadian naas alam tersebut pukul 10.00 WIB di dalam Kebun Raya Bogor. Ada 25 korban. Empat korban meninggal dan 21 orang luka-luka. Demikianlah yang dituturkan Kompol Viktor, Kepala Polisi Sektor Bogor Tengah.

“Seluruh korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor untuk menjalani perawatan medis, korban luka-luka dilarikan ke ruang UGD sedangkan yang meninggal langsung dibawa ke ruang forensik rumah sakit tersebut,” ujar Kapolsek Bogor Tengah, kepada wartawan, Minggu (11/1).

Korban meninggal dunia terdiri dari tiga orang dewasa dan satu orang anak kecil. Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian sedangkan tiga lainnya meninggal di rumah sakit.

"Rata-rata korban mengalami luka pada bagian kepala, satu korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian mengalami kepala pecah," katanya.

BACA JUGA: Berapakah Polisi yang Tewas, Terluka, dan Kecelakaan Lalin 2014?

Kapolsek memastikan bahwa seluruh korban tersebut merupakan karyawan PT ASALTA Mandiri Agung, Nanggewer Kabupaten Bogor yang sedang melakukan kumpul keluarga dalam acara perusahaan di Kebun Raya Bogor.

Seluruh korban tertimpa pohon yang patah. Di duga pohon tersebut telah lapuk. Ukuran pohon tersebut adalah delapan meter dan diameter 1,5 meter.

"Saat kejadian para korban sedang duduk di dalam tenda yang ada di lokasi kejadian," katanya.

Masih menurut Kapolsek Bogor Tengah, dari hasil olah TKP, peristiwa murni karena musibah bencana alam, tidak ada unsur kelalaian manusia. Karena pohon di duga sudah lapuk dan tua, sehingga patah dan menimpa orang di sekitarnya.

Situasi di lokasi TKP sudah ditangani. Tempat destinasi Kebun Raya Bogor, tetap beraktivitas seperti biasa. Tidak ada penutupan. Katanya, hal ini wajar, Bogor banyak terdapat pohon-pohon yang besar dan tinggi. Yang perlu ditingkatkan kewaspadaannya adalah, jika hujan tiba jangan berada di bawah pohon. (AKU)

Berikut data korban:
Sarijo, (40), warga Cijujung Sukaraja
Surjana (43), Kedung Halang.
Supriyono (32), Kandang Roda Cibinong.
Saepulloh (43) warga Babakan Bogor.

(aku)

 

Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

 

BERITA LAINNYA:

BPPT: Angkat Black Box Tanya Ke KNKT

Lokasi Black Box Sudah Ditemukan

#Kecelakaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Diduga Microsleep, Truk Trailer Masuk Jurang di Jembatan Kenteng Boyolali
Truk trailer mengalami kecelakaan hingga masuk ke jurang di Jembatan Kenteng Boyolali.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
Diduga Microsleep, Truk Trailer Masuk Jurang di Jembatan Kenteng Boyolali
Indonesia
Pelajar Tewas Karena Jalan Licin, Pramono Perintahkan Satpol PP Tertibkan Pedagang Ikan di Bahu Jalan
Kondisi jalan yang basah di sekitar aktivitas pedagang ikan tidak boleh dibiarkan karena berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Pelajar Tewas Karena Jalan Licin, Pramono Perintahkan Satpol PP Tertibkan Pedagang Ikan di Bahu Jalan
Indonesia
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI-AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht, dan SGi Air Bali.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
Indonesia
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Insiden ini tidak boleh sekadar dianggap sebagai kecelakaan biasa.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Indonesia
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Pembenahan tidak cukup hanya dilakukan setelah terjadi insiden, harus diwujudkan melalui modernisasi pengawasan dan peningkatan standar keselamatan pelayaran.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Kecelakaan Kapal Laut Beruntun, DPR Dorong Modernisasi Keselamatan Kapal
Indonesia
Laka Kapal Terus Berulang, DPR Sebut sebagai Indikator Kerapuhan Keselamatan Pelayaran Nasional
Berulangnya insiden tragis yang merenggut banyak korban jiwa dan korban hilang menjadi sinyal kuat masih lemahnya tata kelola dan sistem keselamatan pelayaran nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Laka Kapal Terus Berulang, DPR Sebut sebagai Indikator Kerapuhan Keselamatan Pelayaran Nasional
Indonesia
DPR Minta KNKT Telusuri Kelayakan Kapal dan Validitas Manifes Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
KNKT harus memeriksa seluruh aspek keselamatan kapal, mulai dari kondisi teknis, kelengkapan alat keselamatan, hingga prosedur keberangkatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
DPR Minta KNKT Telusuri Kelayakan Kapal dan Validitas Manifes Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
Indonesia
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Dengan penemuan dua jenazah tersebut, operasi SAR yang semula dijadwalkan berakhir pada hari ketujuh, resmi diperpanjang selama tiga hari ke depan untuk melanjutkan pencarian sisa korban yang tercatat ada 16 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Indonesia
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Basarnas memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan TNI-AL, Polairud, KSOP, serta pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Indonesia
Pemprov DKI Ungkap Kerugian JPO Tendean Capai Miliaran Rupiah, Pemilik Truk Belum Ganti Rugi
Kerugian JPO Tendean ditaksir miliaran rupiah. Pemprov DKI mengatakan, pemilik truk belum mengganti rugi kerusakan.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Pemprov DKI Ungkap Kerugian JPO Tendean Capai Miliaran Rupiah, Pemilik Truk Belum Ganti Rugi
Bagikan