Teknologi

'Pohon' Besi dengan Kanopi Panel Surya akan Jadi Charger Mobil Listrik

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 31 Mei 2023
'Pohon' Besi dengan Kanopi Panel Surya akan Jadi Charger Mobil Listrik

Pohon besi ini akan menangkap energi matahari melalui "daun" fotovoltaik nano. (Foto: Twitter/@solarbotanictrees)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEMPAT pengisi daya (charger) mobil listrik (electric vehicle) berbentuk pohon dari besi dengan kanopi panel surya setinggi tujuh meter akan segera hadir di tempat parkir dan pusat perbelanjaan di Inggris.

Dirancang oleh startup Inggris SolarBotanic Trees, 'pohon' ini akan menangkap energi matahari melalui "daun" fotovoltaik nano dan dapat menyimpannya dalam baterai di batangnya.

Perusahaan baru-baru ini menyelesaikan prototipe perangkat setengah skala dan sekarang sedang membangun dan menguji versi ukuran penuh sebelum memulai produksi komersial pada akhir 2023.

Di Inggris Raya, infrastruktur pengisian daya EV berkembang pesat. Tercatat lebih dari 40.000 titik pengisian daya publik dipasang pada akhir April 2023. Naik 37 persen dari tahun sebelumnya. Begitu menurut ZapMap, layanan pemetaan EV.

Baca juga:

Per 2021, Ponsel Samsung Dijual Tanpa Charger?

pohon besi
SolarBotanic Trees telah menerima pesanan pertama 200 pohon dari Raw Charging Group. (Foto: Twitter/@RawCharging)

Namun, angka itu masih belum memenuhi permintaan pemakai EV. Komite Perubahan Iklim Inggris memperkirakan bahwa 325.000 titik pengisian akan dibutuhkan pada tahun 2032 untuk mendukung pertumbuhan armada listrik.

“Ada kekurangan besar infrastruktur (pengisian daya) di negara ini, jadi kami ingin bekerja sama dengan penyedia infrastruktur EV,” kata CEO SolarBotanic Trees, Chris Shelley, seperti diberitakan CNN (30/6).

Dia menambahkan, perusahaannya telah menerima pesanan pertama 200 pohon dari Raw Charging Group, pemasok infrastruktur pengisian EV, yang berencana menggabungkan 'pohon' sebagai bagian dari jaringan situs pengisian yang diluncurkan di Inggris dan Eropa.

Sejumlah perusahaan di negara tersebut sudah menawarkan carport bertenaga surya, yang membentang di atas tempat parkir mobil dan terlihat seperti halte bus dengan panel surya di atasnya. Namun, menurut Shelley, ada kekurangan dari solusi itu, utamanya dalam segi estetika.

Baca juga:

Jangan Pinjamkan Charger!

pohon besi
Pohon besi ini memiliki kapasitas pembangkit listrik lima kilowatt, yang tipikal untuk titik pengisian standar. (Foto: Twitter/@solarbotanictrees)

'Pohon' panel surya, bentuk yang sebelumnya ditampilkan dalam pengembangan Gardens by the Bay Singapura dan baru-baru ini di Sustainability Pavilion di Expo 2020 Dubai, dapat menawarkan tampilan estetika yang lebih menarik.

Delapan belas 'pohon' energi Dubai secara kolektif menutupi hampir 4.000 meter persegi panel surya dan berputar sepanjang hari untuk mengikuti busur matahari. Sementara SolarBotanic Trees dengan yang tingginya sekira 4,5 meter lebih hemat ruang sehingga mereka dapat lebih mudah ditambahkan ke ruang publik.

Shelley mengatakan, kanopi panel surya secara bersamaan memberikan keteduhan dan daya tarik bagi hotel-hotel mewah, pusat perbelanjaan, kantor pusat perusahaan, dan taman bisnis yang menginginkan produk premium dan terlihat memamerkan kredensial hijau mereka.

SolarBotanic Trees cenderung menelan biaya antara 18.000 Pounds dan 25.000 Pounds (sekira Rp334 juta hingga Rp464 juta). Jauh lebih mahal daripada sumber panel surya konvensional.

Pohon besi ini memiliki kapasitas pembangkit listrik lima kilowatt yang tipikal untuk titik pengisian standar menurut Energy Saving Trust (EST), sebuah organisasi Inggris yang berspesialisasi dalam solusi rendah karbon.

Dengan output daya ini, perlu waktu hampir tujuh jam untuk mengisi daya mobil dengan baterai 50 kilowatt dari 20 persen menjadi 80 persen. (aru)

Baca juga:

Hanya Butuh Waktu 19 Menit, Wireless Charger Xiaomi Mengisi Daya Baterai

#Mobil Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Indonesia
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Presiden Prabowo ingin Indonesia memiliki merek otomotif global seperti Jepang dan Korea. Ia optimistis VKTR bisa menjadi 'national champion'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Presiden Prabowo menargetkan Indonesia memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028. Pemerintah juga akan bentuk perusahaan khusus dan kurangi impor BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Indonesia
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Energi dinilai sebagai salah satu bidang yang sangat menentukan bagi keberlangsungan sebuah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Lifestyle
Tips Perjalanan Mudik dengan Kendaraan Listrik
Selain lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih senyap dan efisien.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Tips Perjalanan Mudik dengan Kendaraan Listrik
Bagikan