PKS Siap Bantu Pemerintah untuk Dukung Perjuangan Rakyat Palestina

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Minggu, 10 Desember 2017
PKS Siap Bantu Pemerintah untuk Dukung Perjuangan Rakyat Palestina

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan siap membantu pemerintah Indonesia untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina yang semakin dirugikan atas kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengakuan sepihak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Kami siap bantu untuk melobi regional maupun internasional," kata Presiden PKS Sohibul Iman seperti dikutip dari Antara, Jakarta, Minggu (10/12).

Sohibul menilai, kebijakan Trump telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyatakan bahwa segala upaya untuk mengubah karakter dan status Yerusalem tidak berlaku.

Semua negara, kata Sohibul, diminta menerima keputusan tersebut dengan menarik apa pun misi mereka dari kota suci tiga agama tersebut.

"(Yerusalem) telah ditetapkan DK PBB sebagai daerah yang diawasi dan tidak boleh menjadi ibu kota negara mana pun. Tetapi dia (Trump) secara sepihak memutuskan begitu," kata Sohibul.

Rencana Trump untuk memindahkan Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem yang diumumkan pada Rabu (6/12) juga dianggap menghambat proses perdamaian antara Israel dan Palestina, yang telah diupayakan selama puluhan tahun.

Sohibul berharap Trump bisa mengoreksi keputusan yang menuai kecaman dari masyarakat dunia, bahkan tidak didukung oleh warga AS sendiri.

"Atas dasar nurani kami, akal sehat dan dorongan keimanan, kami merasa wajib melawan arogansi Trump. Seluruh umat manusia tidak hanya muslim siap melawan keputusan Trump," katanya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo sudah memastikan kehadirannya pada Sidang Organisasi Kerja sama Islam (OKI) yang diselenggarakan di Istanbul, Turki, pada 13 Desember mendatang.

Pertemuan tersebut diketahui untuk membahas pengakuan sepihak Trump terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, setelah menyampaikan kecaman keras Indonesia terkait isu ini.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Minggu pagi ini bertolak menuju Amman, Yordania, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Palestina dan Menlu Yordania menyangkut isu yang sedang menjadi sorotan internasional itu dan menyampaikan dukungan penuh Indonesia kepada Palestina.

"Kami mengapresiasi kunjungan Menlu ke Amman, dan saya percaya Presiden Jokowi sudah memahami isu ini sehingga nanti Indonesia bisa lebih berperan dalam mendorong perdamaian antara kedua negara," katanya. (*)

#Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #Sohibul Iman #Palestina #Israel #Donald Trump #Presiden Joko Widodo
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - 58 menit lalu
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Dunia
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Trump memperingatkan Kanada tentang dampak buruk dari hubungan ekonomi yang lebih erat dengan China.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Indonesia
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
Donald Trump mensyaratkan pembayaran 1 miliar dolar AS kepada anggota Dewan Perdamaian supaya bisa menjadi anggota tetap organisasi itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
Indonesia
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara
Dewan Perdamaian menawarkan mekanisme nyata yang memberi harapan realistis bagi perdamaian di Gaza, dibandingkan sekadar pernyataan atau kecaman.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara
Dunia
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Amerika Serikat wajib membayar badan kesehatan PBB itu US$ 260 juta (sekitar Rp 4,3 triliun) dalam bentuk biaya terutang tahun 2024 dan 2025.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Indonesia harus mendorong langkah-langkah konkret yang terukur, seperti gencatan senjata berkelanjutan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Dunia
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Shaath menegaskan pentingnya pembukaan kembali jalur Rafah bagi warga Gaza, sekaligus menjadi momentum mewujudkan perdamaian di antara Israel dan Palestina.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Dunia
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Polisi mengatakan tidak ada korban luka, meskipun petugas damkar, kepolisian, dan ambulans dikerahkan mengingat tingginya tingkat pengamanan acara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Dunia
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Pada November 2025, Dewan Keamanan PBB (DK-PBB) telah mengesahkan resolusi usulan AS untuk mendukung rencana komprehensif Trump dalam menyelesaikan konflik di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Dunia
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
Jerman menekankan pentingnya kesesuaian Dewan Perdamaian Gaza dengan format hukum internasional.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
Bagikan