PKS Siap Bantu Pemerintah untuk Dukung Perjuangan Rakyat Palestina
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan siap membantu pemerintah Indonesia untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina yang semakin dirugikan atas kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengakuan sepihak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
"Kami siap bantu untuk melobi regional maupun internasional," kata Presiden PKS Sohibul Iman seperti dikutip dari Antara, Jakarta, Minggu (10/12).
Sohibul menilai, kebijakan Trump telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyatakan bahwa segala upaya untuk mengubah karakter dan status Yerusalem tidak berlaku.
Semua negara, kata Sohibul, diminta menerima keputusan tersebut dengan menarik apa pun misi mereka dari kota suci tiga agama tersebut.
"(Yerusalem) telah ditetapkan DK PBB sebagai daerah yang diawasi dan tidak boleh menjadi ibu kota negara mana pun. Tetapi dia (Trump) secara sepihak memutuskan begitu," kata Sohibul.
Rencana Trump untuk memindahkan Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem yang diumumkan pada Rabu (6/12) juga dianggap menghambat proses perdamaian antara Israel dan Palestina, yang telah diupayakan selama puluhan tahun.
Sohibul berharap Trump bisa mengoreksi keputusan yang menuai kecaman dari masyarakat dunia, bahkan tidak didukung oleh warga AS sendiri.
"Atas dasar nurani kami, akal sehat dan dorongan keimanan, kami merasa wajib melawan arogansi Trump. Seluruh umat manusia tidak hanya muslim siap melawan keputusan Trump," katanya.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo sudah memastikan kehadirannya pada Sidang Organisasi Kerja sama Islam (OKI) yang diselenggarakan di Istanbul, Turki, pada 13 Desember mendatang.
Pertemuan tersebut diketahui untuk membahas pengakuan sepihak Trump terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, setelah menyampaikan kecaman keras Indonesia terkait isu ini.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Minggu pagi ini bertolak menuju Amman, Yordania, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Palestina dan Menlu Yordania menyangkut isu yang sedang menjadi sorotan internasional itu dan menyampaikan dukungan penuh Indonesia kepada Palestina.
"Kami mengapresiasi kunjungan Menlu ke Amman, dan saya percaya Presiden Jokowi sudah memahami isu ini sehingga nanti Indonesia bisa lebih berperan dalam mendorong perdamaian antara kedua negara," katanya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya