PKS Dinilai Jadi ‘Tandem’ PDIP di Barisan Oposisi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 24 April 2024
PKS Dinilai Jadi ‘Tandem’ PDIP di Barisan Oposisi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pengamat Politik Jerry Massie. (Foto: dok Pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kehadiran oposisi di pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diperlukan.

Beberapa partai yang kalah di Pilpres 2024 pun diprediksi menjadi penyeimbang di luar pemerintahan kedepan.

Baca juga:

PKS Ogah Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie menilai, partai yang berpotensi menjadi oposisi ialah Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Partai pimpinan Ahmad Syaikhu itu dianggap Jerry Massie sulit merapat ke pemerintah.

Menurut Jerry, ada beberapa faktor yang membuat PKS sulit bergaung dengan koalisi Prabowo-Gibran.

Salah satunya kehadiran Partai Gelora yang merupakan pecahan PKS di koalisi Prabowo.

Apalagi, masa lalu sejumlah kader Gelora yang kurang harmonis dengan PKS.

"Kecuali mereka sudah tidak lagi berpikir soal masa lalu dan perpecahannya," kata Jerry di Jakarta, Rabu (24/4).

Jerry menuturkan, PKS tak akan sendirian jika memilih jalan oposisi. Ia bakal ‘ditemani’ Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Tak hanya itu, hubungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang buruk dengan Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono juga mempertegas prediksi itu.

“Selama ini seperti ada hubungan tak harmonis antara Megawati dengan SBY,” beber Jerry.

Baca juga:

Respons PDIP, PAN Sebut Putusan MK Puncak Kontestasi Pemilu 2024

Saat itu SBY sempat menjadi menteri di era Presiden kelima Megawati. Namun, belakangan menjadi rival politik dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2004. SBY menang dalam kontestasi tersebut.

Lalu, PDIP juga mempertegas posisi di oposisi usai Megawati mengajukan diri sebagai amicus curiae di sidang sengketa Pilpres 2024 di MK.

"Kemudian kemarin yang mengajukan diri sebagai amicus curiae hanya Megawati," papar dia.

Jerry pun menyakini sulit semua parpol bergabung ke koalisi pemerintahan.

"Tidak akan pernah terjadi semua gabung pemerintah. Oposisi akan tetap ada," tutup Jerry. (knu)

Baca juga:

Prabowo: Kita akan Mulai Kerja Keras

#Pemilu 2024 #Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Presiden juga memerintahkan pimpinan-pimpinan daerah segera mencabut peraturan daerah yang membuka ruang adanya pembakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Indonesia
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Kepentingan negara harus ditempatkan di atas hubungan pribadi maupun kepentingan kelompok.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Indonesia
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Kebutuhan pangan dan energi menjadi prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Indonesia
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Prabowo mempertanyakan mengapa kebutuhan dasar masyarakat masih belum seluruhnya terpenuhi meski pemerintah telah mengalokasikan anggaran ke daerah dan desa
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Bagikan