PKL Ganggu Kenyamanan Wisatawan
Ilustrasi (Foto: MerahPutih/Irm)
MerahPutih Wisata - Kehadiran para pedagang kaki lima (PKL) mengganggu kenyamanan para wisatawan dan warga, apalagi PKL tersebut menempati bahu jalan yang seharusnya untuk pejalan kaki.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon Asep Dedi mengatakan, banyaknya PKL yang berjualan di bahu jalan dirasakan sangat mengganggu kenyamanan warga dan wisatawan.
Menurut Asep, Pemerintah Kota Cirebon terus mengupayakan penertiban para PKL yang kian hari terus memenuhi trotoar, serta tempat-tempat strategis. Penertiban ini menurut Dedi adalah salah satu upaya untuk menciptakan kenyamanan bagi para wisatawan.
"Kehadiran PKL yang menempati bahu jalan sangat mengganggu kenyamanan para pejalan kaki baik itu wisatawan dan warga," kata Asep.
Asep menuturkan, setiap hari jumlah PKL terus bertambah. Jika di satu titik ditertibkan, para PKL ini akan muncul lagi di titik yang lain.
Para PKL yang kebanyakan dari luar Kota Cirebon itu sering mengabaikan kenyamanan dengan mendirikan warung dan menjajakan dagangannya di sembarang tempat.
Pemkot Cirebon, lanjut Asep, ingin menciptakan lingkungan kota yang nyaman dan rapih, mengingat sekarang ini Cirebon juga menjadi salah satu tujuan wisata di wilayah Jabar bagian timur.
"Salah satunya dengan menertibkan PKL," ujar Asep.
Asep menambahkan, para PKL banyak mengabaikan kenyamanan dan juga tidak begitu peduli dengan kondisi lingkungan sekitar. Untuk itu, pihaknya akan terus mengupayakan penertiban.
"Kami akan memperbanyak patroli Satpol PP, agar PKL yang mendirikan bangunan baru segera ditertibkan," pungkasnya. (Yhs)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Legislator Desak Pemprov DKI Tertibkan PKL yang Dagang di Atas Trotoar
Satpol PP DKI Jakarta Beri Peringatan 12 PKL yang Jualan di Atas Trotoar
Piala Dunia U-17 Tuntas, Ratusan PKL Manahan Diperbolehkan Kembali Jualan
Ratusan PKL Kawasan Tegalega Bandung Direlokasi
Pj Heru Izinkan Kembali UMKM Berjualan di CFD