Pimpinan DPRD DKI Minta Pemprov Periksa Kesiapan Sopir Angkutan Mudik Gratis
Ilustrasi mudik gratis. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis Lebaran 2025/1446 Hijriah.
Pendaftaran Program Mudik Gratis Pemprov DKI untuk masyarakat pada 7 – 25 Maret 2025 dengan memberlakukan sejumlah syarat.
Pada mudik lebaran 2025, Pemprov DKI menyiapkan sebanyak 293 unit bus untuk arus mudik lebaran atau bertambah sebanyak 21 persen dari tahun lalu.
Bus yang disediakan tersebut akan menuju 20 kota di enam provinsi. Antara lain, Palembang (Sumatera Selatan), Bandar Lampung (Lampung). Kemudian, Kuningan dan Tasikmalaya (Jawa Barat).
Sedangkan 10 kota di Jawa Tengah, antara lain Tegal, Pekalongan, dan Sragen. Lalu, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta lima kota di Jawa Timur seperti Blitar dan Malang.
Baca juga:
Pakar Transportasi Soroti Masih Ada Bus Mudik Lebaran yang Belum Rampcheck
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco mengingatkan, bahwa keamanan menjadi prioritas utama dalam Program Mudik Gratis ini.
Untuk itu, Koordinator Komisi B DPRD DKI Jakarta B mendorong Dishub DKI mengecek dan memastikan seluruh armada yang digunakan telah melewati uji kelayakan yang ketat.
Begitu pula dengan pengemudi, harus memenuhi persyaratan dan punya lisensi yang valid. Di antaranya mengecek kondisi fisik kendaraan. Mulai dari sistem pengereman, ban, lampu, hingga sabuk keselamatan.
Hal itu merupakan langkah mitigasi risiko yang sangat penting guna memastikan para pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat.
"Terutama kendaraan dan supir jangan sampai kendaraannya tidak layak fungsi dan supir juga diperiksa (penyalahgunaan) narkoba dan lain-lainnya," kata Basri Baco dalam keterangannya, Kamis (6/3).
Baca juga:
Syarat dan Ketentuan serta Cara Mendaftar Program Mudik Gratis BUMN 2025
Baco menilai, Program Mudik Gratis merupakan bentuk kepedulian dan upaya Pemprov DKI Jakarta memberikan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan tertib, khususnya kepada masyarakat yang kurang mampu.
"Itu program bukti kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap masyarakat kurang mampu, itu kegiatan sosial," kata Baco.
Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan mengikuti program mudik gratis, untuk tetap menjaga kondisi kesehatan tubuh.
Termasuk menaati seluruh peraturan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama perjalanan mudik.
Tujuannya agar perjalanan mudik aman dan nyaman. Sehingga dapat berkumpul bersama keluarga pada saat momentum Idulfitri 1446 Hijriah.
"Ketika melakukan perjalanan mudik benar-benar menjaga mematuhi aturan-aturan dan tidak memaksakan diri jika kondisi fisik tidak mampu," tuturnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
IPO Bank Jakarta Dinilai Perkuat Transparansi dan Pengawasan Publik
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Hadiri KTT APCAT, Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Kendalikan Rokok Elektrik
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi
Transjabodetabek Rute Blok M–Soetta Segera Dibuka, Pramono: Tak Gantikan Damri dan KA Bandara
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir