Pilpres 2019, PAN Tentukan Sikap Usai Rakernas
Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hanafi Rais. Foto: Fraksi PAN
Merahputih.com - Partai Amanat Nasional (PAN) akan menyatakan sikap terkait siapa yang akan diusung di Pilpres 2019 usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
Hal tersebut diutarakan Anggota Komisi I DPR sekaligus putra pendiri PAN Amien Rais, Ahmad Hanafi Rais, Senin (9/4).
"Belum, nanti resminya akan diputuskan dalam rapat kerja nasional (Rakernas)," kata dia di kompleks Parlemen Jakarta, senin (9/4).
Sebelum itu, Hanafi mengatakan, internal PAN akan melakukan survei yang melibatkan seluruh elemen partai. Hal itu dimaksudkan untuk mengetahui kecenderungan siapa yang bakal diusung.
"Jadi untuk condong ke mana saya tidak bisa katakan a dan b nanti itu sifatnya sangat subjektif. Tapi secara internal kita akan mengadakan survei akan mengarah ke siapa dan koalisi dengan siapa," tutur dia.
Menambahkan, terkait isu terkini yang menyebut kecenderungan tokoh-tokoh PAN dengan sejumlah kandidat Capres dan Cawapres, Hanafi menegaskan itu hanya pendapat pribadi dan bukan sikap Partai.
"Kalau sikap pribadi masing-masing pengurus di PAN pasti punya pilihan pribadi, sah-sah aja. Kita juga tak bisa membatasi itu karena itu emang hak asasi politik orang," ujarnya.
"Tapi kalau sikap resmi di partai itu akan disampaikan dalam rakernas," imbuhnya.
Hanya saja saat disinggung kapan Rakernas PAN digelar, dia belum mau membocorkan. "Saya kira bulan Juli, habis lebaran pasti ada kepastian ya," pungkasnya. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Subsidi Pangan Dipangkas Rp 300 Miliar, Lukmanul Hakim Kritik Pemprov DKI
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua Harian PSI Usulkan Duet Gibran-Jokowi di Pilpres 2029
Waketum PAN Soroti Lonjakan Popularitas Purbaya, Tantang Buktikan Kinerja
Mahasiswa Demo di Gedung DPRD DKI Soroti Flexing Bebizie
KPU Batalkan Aturan Kerahasiaan 16 Dokumen Syarat Capres-Cawapres, Termasuk Soal Ijazah
Rencana Pramono Anung Ubah Badan Hukum PAM Jaya Dapat Penolakan dari Legislator Kebon Sirih
Imbas Kemarahan Rakyat, PAN Ajukan Penghentian Gaji hingga Fasilitas Eko Patrio dan Uya Kuya
PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya Sebagai Anggota DPR