Kesehatan

Pilihan Sehat Pengganti Nasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 29 November 2020
Pilihan Sehat Pengganti Nasi

Hidup sehat tanpa makanan nasi (Foto: unsplash.com_Ella Olsson)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI orang Indonesia, belum makan namanya kalau belum mengasup nasi. Ya, nasi jadi bahan pokok yang wajib ada dalam menu harian orang Indonesia umumnya. Dalam sehari, kita bisa makan tiga kali dengan sajian nasi.

Padahal nasi putih memiliki banyak efek berbahaya jika di makan berlebihan. Meskipun nasi menjadi makanan pokok harus sangat diperhatikan bahwa ada beberapa kondisi saat seseorang harus membatasi makan nasi, misalnya seseorang yang memiliki penyakit diabetes. Dalam kondisi demikian, nasi bisa digantikan dengan pilihan lain. Makanan pengganti nasi sebenarnya tidak sulit ditemukan. Seperti dilansir Times of India, berikut makanan pengganti nasi yang lebih sehat.

BACA JUGA:

Tak cuma Nasi, Kenali Jenis Lain Karbohidrat

1. Gandum

gandum
Gandum bebas gula dan kaya akan protein dan memiliki sembilan asam amino esensial. (unsplah.com_Ella Olsson)


Gandum bebas gula dan kaya akan protein, zat besi dan serat. Gandum memiliki protein yang lengkap dan sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan untuk tubuh kamu. Hal itulah yang menjadikannya sumber protein yang bagus untuk vegetarian.

Faktanya, 1/2 cangkir (92 gram) porsi gandum yang dimasak menyediakan 4 gram protein sama dengan dua kali lipat jumlah yang ditemukan dalam porsi nasi putih yang sama.

2. Kentang

kentang
Kentang sering diandalkan menjadi makanan pengganti nasi. (unsplah.com_Andrey Metelev)

Kentang sering diandalkan sebagai makanan pengganti nasi. Kentang mengandung karbohidrat, tetapi memiliki lebih banyak nutrisi penting. Satu kentang, mengandung vitamin B6, C kalium, protein, omega-3, omega-6 dan zat besi.

Kentang juga memiliki serat yang baik untuk pencernaan. Hal tersebut bisa membantu mengontrol berat badan, bahkan menurunkan berat badan.

3. Singkong

singkong\
Enak dan mengandung zat gizi.(pixabay.com_Bintang_Galaxy)


Singkong juga bisa digunakan untuk pengganti nasi, selain rasanya yang enak, singkong mengandung zat gizi yang mirip dengan kentang. Namun, singkong mengandung zat kimia glikosida siaogen yang dapat melepaskan sianida dalam tubuh.

4. Brokoli

brokoli
Brokoli memiliki serat yang baik untuk pengganti nasi (unsplash.com_Louis Hansel @shotsoflouis)

Brokoli memiliki serat baik untuk pengganti nasi. Brokoli akan membuat perut cepat kenyang. Vitamin C dan kalsium di dalam brokoli akan melancarkan metabolisme tubuh. Brokoli dipecah di dalam lambung menjadi sejumlah senyawa.

5. Kembang kol

kembang kol
Kaya akan serat dan nutrisi.(pixabay.com_couleur)

Kembang kol juga dapat digunakan untuk pengganti nasi yang kaya akan serat dan nutrisi. Kembang kol termasuk salah satu sayuran yang kaya antioksidan. Beberapa diantaranya adalah betakaroten, kuersetin, asam sinamat dan beta-crytoxanthin. Vitamin C dan E yang dimilikinya baik untuk Kesehatan kulit, sementara vitamin K dapat membantu menjaga Kesehatan tulang dan gigi.(ans)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan