Pilih Beli KRL dari Tiongkok, PT KCI Berdalih Harganya Lebih Terjangkau

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 06 Februari 2024
Pilih Beli KRL dari Tiongkok, PT KCI Berdalih Harganya Lebih Terjangkau

Suasana penandatanganan kontrak kerja sama pengadaan tiga rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru antara KAI Commuter dan CRRC Sifang Co, Ltd di Beijing, China, Rabu (31/1/2024). (ANTARA/HO-KAI Commut

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kereta Rel Listrik (KRL) impor dari Tiongkok segera tiba ke tanah air.

Vice President Corporate Secretary Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba menjelaskan soal keputusan pengadaan tiga rangkaian KRL baru tersebut yang diimpor dari Tiongkok.

Baca Juga:

Bandara Samarinda Siap Jadi Lokasi Uji Coba Taksi Terbang IKN

Menurut Anne, ada alasan mengapa pihaknya memilih untuk mengimpor KRL baru dari Tiongkok.

Selain harga yang diklaim lebih kompetitif, perusahaan asal Tiongkok, CRRC Sifang Co., Ltd., dianggap mampu memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan.

"Karena dia produksi benar-benar sesuai kebutuhan kita," katanya dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Selasa (6/2).

Selain itu, Anne menyebut ada tawaran juga dari Korea Selatan. Namun, negara itu masih menggunakan alumunium dalam produknya, sementara KCI sudah menggunakan stainless steel.

"Dan dari harga juga sangat kompetitif antara tiga negara ini. Tapi range-nya memang seperti itu biayanya. Tapi kan ada pengiriman, ada regulasi dalam negeri dan yang lain, sehingga pada saat menerima proposal itu, memang CRRC yang kompetitif," bebernya.

Baca Juga:

Terputus Karena Banjir, Jalur Kereta di Grobogan Sudah Dilewati Kereta Api

Ia menambahkan, CRRC juga sedang bekerja sama dengan 28 negara dalam pengadaan sarana kereta, baik jenis commuter maupun kereta cepat.

Pengadaan itu dilakukan di Eropa hingga Asia. Pertimbangan lainnya, CRRC juga menyesuaikan prasarana sesuai kebutuhan di Indonesia.

"Ada beberapa hal termasuk luasan ruang bebas, kemudian penggunaan prasarana dan yang lain itu mereka assessment semuanya," imbuhnya.

Namun, Anne menyebut ada perubahan harga pada proposal milik produsen KRL Jepang, J-TREC, pada Oktober tahun lalu.

Oleh karena itu, KCI menilai perlu membandingkan opsi dari negara lain, termasuk Korea Selatan dan Tiongkok.

"Tetapi Oktober ketika proposal yang kami terima dari Jepang ada mengalami kenaikan. Sehingga perlu ada membandingkan dengan yang lain," tuturnya. (knu)

Baca Juga:

Pemkot Bandung Bereskan Kabel Semrawut Sepanjang 66,35 Kilometer

#Kereta Cepat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkeu Bakal Bayar Utang Kereta Cepat Rp 1 Triliun Per Tahun Selama 80 Tahun
Beban dari skema restrukturisasi tersebut relatif lebih ringan dari perkiraan sehingga masih dapat ditangani oleh Kementerian Keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Kemenkeu Bakal Bayar Utang Kereta Cepat Rp 1 Triliun Per Tahun Selama 80 Tahun
Indonesia
Kemenkeu Ambil 60 Persen Saham Whoosh, Bakal Dikelola Unit Special Mission Vehicle
Pembiayaan operasional maupun kewajiban KCIC ke depan bakal ditutup dari dividen maupun keuntungan usaha dari SMV di bawah Kemenkeu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Kemenkeu Ambil 60 Persen Saham Whoosh, Bakal Dikelola Unit Special Mission Vehicle
Indonesia
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
Indonesia
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Purbaya belum bisa memberikan informasi lebih rinci lantaran proses penyerahan KCIC belum rampung
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Indonesia
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Whoosh menghadirkan promo tiket selama libur sekolah dan Tahun Baru Islam. Tiket tersebut dijual mulai Rp 250 ribu.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Indonesia
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sudah berada di atas 70 persen persen,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Indonesia
Liburan Hemat Naik Whoosh, Beli Tiket PP Cashback Sampai 50% Berlaku Hingga 1 Juni
Penjualan tiket promo dibuka setiap hari pukul 12.00–13.00 WIB dan 18.00–19.00 WIB.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Liburan Hemat Naik Whoosh, Beli Tiket PP Cashback Sampai 50% Berlaku Hingga 1 Juni
Indonesia
Danantara Pastikan Keterlibatan Pemerintah Restrukturisasi Utang Whoosh
Intervensi pemerintah dalam proyek ini merupakan bentuk keberpihakan terhadap penggunaan transportasi umum.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Danantara Pastikan Keterlibatan Pemerintah Restrukturisasi Utang Whoosh
Indonesia
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Belum Diputuskan, Masih Disempurnakan
Pembicaraan terkait upaya penyelesaian utang Whoosh pun telah didiskusikan bersama pemerintah China.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 April 2026
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Belum Diputuskan, Masih Disempurnakan
Indonesia
Semarak Hari Kartini, Ratusan Perempuan Petugas Whoosh Berkebaya Bagikan Bunga dan Hadiah kepada Penumpang
Hari Kartini merupakan momentum penting untuk mengapresiasi peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sektor transportasi.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Semarak Hari Kartini, Ratusan Perempuan Petugas Whoosh Berkebaya Bagikan Bunga dan Hadiah kepada Penumpang
Bagikan