Pilkada 2018

Pilgub Sumsel, Cegah Kecurangan Pasangan Herman-Mawardi Kirim Saksi ke TPS

Eddy FloEddy Flo - Senin, 25 Juni 2018
Pilgub Sumsel, Cegah Kecurangan Pasangan Herman-Mawardi Kirim Saksi ke TPS

Cagub-Cawagub Sumsel Herman Deru bersama Mawardi Yahya di KPU Sumsel (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tim sukses Herman Deru-Mawardi Yahya akan menerjunkan puluhan saksi per TPS guna memantau perolehan suara pasangannya di Pilgub Sumatera Selatan.

"Setiap TPS akan ditempatkan 15 hingga 20 saksi pemantau untuk mengawasi perolehan suara pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya," ujar Koordinator Media Centre HD-MY (Herman Deru-Mawardi Yahya), Alfrenzi Panggarbesi melalui keterangan persnya, Senin (25/6).

Hal ini dilakukan tim pemenangan guna mengantisipasi kemungkinan kecurangan berupa penggelembungan suara yang berpotensi merugikan pihaknya.

Pasangan Herman Deru dan Mawardi Yahya
Herman Deru bersama pasangannya Mawardi Yahya dalam Deklarasi Pilgub Sumsel (Foto: Ist)

Sebab, menurut Alfarenzi potensi kecurangan itu ada setelah sejumlah hasil survei membuktikan bahwa pasangan HD-MY unggul dari lawan-lawannya.

"Mereka saksi ini telah dibekali pengetahuan jadi tahu apa yang harus dilakukan saat pemungutan suara," katanya.

Selain itu, tim pemenangan HD-MY juga juga telah membentuk tim anti politik uang, Tim Satuan Antipolitik Uang (SAPU) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumsel.

"Tim SAPU bertugas mengawasi praktik politik uang," kata dia.

Sebelumnya, sejumlah lembaga survei merilis hasil risetnya terkait Pilgub Sumsel. Hasilnya pasangan HDMY masih unggul dari kompetitornya.

Debat Pilgub Sumsel 2018
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan nomor urut satu Herman Deru-Mawardi Yahya (kiri) (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Survei Populi Centre menempatkan keterpilihan pasangan HDMY tertinggi 40,8 %, disusul diposisi kedua pasangan Dodi Reza Alex- Giri Ramanda Kiemas dengan 30,3%.

Untuk urutan ketiga diperoleh pasangan Ishak Mekki-Yudha Pratomo dengan 13.1%. Urutan paling buncit diisi pasangan Saifudin Aswari Rivai-Muhammad Irwansyah 4,3%, dan masyarakat yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab, sebesar 11.6%.

Hasil survei Stratak Indonesia juga merilis keunggulan elektabilitas pasangan yang sama. Herman Deru-Mawardi Yahya sebesar 43,88 %, disusul Dodi-Giri 19,11%.

Lalu, hasil Lembaga survei Pusat Demokrasi dan HAM (PuDeHAM), pasangan nomor urut satu itu dipilih oleh 46.0% responden.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kembali Bertarung di Pilgub Sumsel, Ini Strategi Herman Deru

#Pilkada 2018 #Pilkada Serentak #Herman Deru
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal Mulai 2029, MK: Agar Fokus dan Tak Tambah Beban Kerja
Putusan ini diucapkan dalam Sidang Pengucapan Putusan yang digelar pada Kamis (26/6) di Ruang Sidang Pleno MK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Juni 2025
Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal Mulai 2029, MK: Agar Fokus dan Tak Tambah Beban Kerja
Indonesia
Cabup Pilkada Boven Digul Nomor Urut 3 Diganti, Coblos Ulang 6 Agustus Anggaran Rp 21,2 M
Ada pergantian calon bupati (Cabup) nomor urut 3 Petrus Ricolombus Omba sesuai dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK)
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Mei 2025
Cabup Pilkada Boven Digul Nomor Urut 3 Diganti, Coblos Ulang 6 Agustus Anggaran Rp 21,2 M
Indonesia
KPU Tindaklanjuti Putusan MK Soal PSU di 24 Pilkada, Segera Koordinasi dengan Kemendagri
Baik dari sisi hukum dan teknis penyelenggaraan, serta konsekuensi anggarannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 Februari 2025
KPU Tindaklanjuti Putusan MK Soal PSU di 24 Pilkada, Segera Koordinasi dengan Kemendagri
Indonesia
Herman Deru: Ketua Osis yang Menjelma Jadi Gubernur Sumsel 2 Periode
Sebagai catatan, nama Herman Deru menjadi salah satu Gubernur terkaya yang maju di Pilkada 2024
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Februari 2025
Herman Deru: Ketua Osis yang Menjelma Jadi Gubernur Sumsel 2 Periode
Indonesia
Biar Patuh UU, Komisi II DPR Tawarkan Opsi Pelantikan Pilkada Non-Sengketa MK Tetap Februari
Komisi II DPR RI bakal mengundang Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), guna merumuskan opsi-opsi pelantikan kepala daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Januari 2025
Biar Patuh UU, Komisi II DPR Tawarkan Opsi Pelantikan Pilkada Non-Sengketa MK Tetap Februari
Indonesia
MK Sesuaikan Panel Hakim Sengketa Pilkada Karena Anwar Usman Sakit, Janji Sesuai Tenggat Waktu
Mahkamah Konstitusi memastikan sidang perselisihan hasil pemilihan umum gubernur, bupati, dan wali kota atau sengketa Pilkada 2024 berjalan secara proporsional dan tepat waktu sesuai tenggat 45 hari kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Januari 2025
MK Sesuaikan Panel Hakim Sengketa Pilkada Karena Anwar Usman Sakit, Janji Sesuai Tenggat Waktu
Indonesia
Tunggu Putusan MK, Pelantikan Kepala Daerah Diundur Serempak ke Maret
"Itulah prinsip dasar pilkada serentak. Karena itu yang tidak sengketa pun harus menunggu selesainya yang bersengketa di MK."
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Januari 2025
Tunggu Putusan MK, Pelantikan Kepala Daerah Diundur Serempak ke Maret
Indonesia
MK Janji Ambil Sikap Jika Ada Yang Ingin Pengaruhi Putusan
MK Janji Ambil Sikap Jika Ada Yang Ingin Pengaruhi Putusan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Desember 2024
MK Janji Ambil Sikap Jika Ada Yang Ingin Pengaruhi Putusan
Indonesia
28 Petugas KPPS Meninggal Akibat Kelelahan Sepanjang Pilkada 2024
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya membeberkan data terkini terkait petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia sepanjang pelaksanaan Pilkada 2024.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Desember 2024
28 Petugas KPPS Meninggal Akibat Kelelahan Sepanjang Pilkada 2024
Indonesia
Kantongi Bukti Parcok Cawe-cawe di Pilkada 2024, PDIP Siap Buka-bukaan di MK
Hasto Kristiyanto menambahkan bahwa PDIP telah membentuk tim khusus
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 Desember 2024
Kantongi Bukti Parcok Cawe-cawe di Pilkada 2024, PDIP Siap Buka-bukaan di MK
Bagikan