Pihak Kopaja belum Tengok Keluarga Korban Tabrakan Bus 612

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 17 September 2015
Pihak Kopaja belum Tengok Keluarga Korban Tabrakan Bus 612

Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (17/9. (Foto MerahPutih/Muhammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Megapolitan-Pihak pengelola Kopaja ataupun keluarga sopir Kopaja maut sampai kini belum ada yang datang menjenguk satu-satunya korban selamat dalam kecelakaan di Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan, Rabu (17/9) lalu. Pihak keluarga korban menuntut pertanggungjawaban.  

"Sampai sekarang sih belum ada," ucap Dondon, perwakilan keluarga korban, saat dijumpai wartawan merahputih.com di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM, Kamis (17/9). Ia menambahkan keluarga korban ingin meminta pertanggungjawaban biaya perawatan selama di rumah sakit.

Seperti diketahui, Sebuah Kopaja 612 jurusan Kampung Melayu-Ragunan menabrak motor yang dikemudikan Gunawan, 43, di Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan, Rabu (17/9) lalu. Saat itu, Gunawan bersama anaknya Ghiraldo Banu Sepriski, 8, atau Aldo hendak mengantar istrinya Lilis Lestari, 36, yang tengah mengandung, memeriksakan kandungan. Akibatnya, satu keluarga ini terpental. 

Gunawan dinyatakan tewas di tempat sedangkan Lilis menghembuskan nafas saat dilarikan ke rumah sakit. Sementara Aldo mengalami luka berat dan sempat dalam kondisi kritis.

Dodon mengaku sempat dipanggil Polres Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan. Namun karena sibuk ia belum bisa memenuhi panggilan tersebut.

"Ya memang saya hari ini ditunggu tapi belum bisa dateng soalnya sibuk mungkin besok. Ke Polres Jakarta Selatan jadi bukan di Polsek," katanya. (Yni)

Baca Juga:

  1. Bocah Selamat Korban Kopaja Maut Belum Tahu Orang Tuanya Sudah Meninggal
  2. Kondisi Korban Kecelakaan Maut Kopaja Membaik
  3. Sopir Kopaja Mengaku Rem Terganjal Botol Sebelum Menabrak Go-Jek
  4. Sopir Kopaja Maut Ditetapkan Sebagai Tersangka
  5. Sopir Kopaja Penabrak Go-Jek Ditahan
#GoJek #Kopaja #Kecelakaan Maut
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Listrik BYD Seruduk Pemotor Bekasi Sampai Tewas di Tempat
Petugas segera mengevakuasi jenazah korban menuju Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri Kramat Jati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Mobil Listrik BYD Seruduk Pemotor Bekasi Sampai Tewas di Tempat
Indonesia
Anggota DPR Gus Hilman Kecelakaan Maut di Tol Paspro, Dikabarkan Sudah Lewati Masa Kritis
Anggota DPR RI, Gus Hilman, sudah melewati masa kritis usai mengalami kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Anggota DPR Gus Hilman Kecelakaan Maut di Tol Paspro, Dikabarkan Sudah Lewati Masa Kritis
Indonesia
Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Anggota DPR di Tol Pasuruan hingga Sebabkan Korban Jiwa, Diduga Sopir Tak Konsentrasi
Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Probolinggo Kota, Aipda Muhammmad Taufik Rahadian mengatakan, kecelakaan melibatkan dua mobil.
Frengky Aruan - Minggu, 24 Mei 2026
Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Anggota DPR di Tol Pasuruan hingga Sebabkan Korban Jiwa, Diduga Sopir Tak Konsentrasi
Indonesia
Menhub Beberkan Kronologi Tabrakan KA di Bekasi Timur
Kecelakaan itu menewaskan 16 orang dan menyebabkan total 124 korban. 

Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Menhub Beberkan Kronologi Tabrakan KA di Bekasi Timur
Indonesia
GoTo Mulai Turunkan Potongan Tarif Ojol Jadi 8 Persen, Driver Dapat 92 Persen
Gojek akan melakukan penyesuaian skema bagi hasil dengan pengemudi ojol. Penyesuaian ini sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
GoTo Mulai Turunkan Potongan Tarif Ojol Jadi 8 Persen, Driver Dapat 92 Persen
Indonesia
Ikuti Arahan Prabowo, GoTo Turunkan Potongan Mitra Ojol Jadi 8 Persen
GoTo memangkas potongan tarif pengemudi ojol dari 20 persen menjadi 8 persen. Driver GoRide kini menerima 92 persen dari tarif perjalanan sesuai arahan Presiden Prabowo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Ikuti Arahan Prabowo, GoTo Turunkan Potongan Mitra Ojol Jadi 8 Persen
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Indonesia
Tim DVI Kesulitas Identifikasi 17 Jenazah Korban Bus ALS Terbakar
Proses identifikasi korban melalui ciri fisik maupun properti pribadi mengalami kendala karena sebagian besar barang milik korban terlepas dari tubuh
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Tim DVI Kesulitas Identifikasi 17 Jenazah Korban Bus ALS Terbakar
Indonesia
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
KAI buka suara soal insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. KAI meminta publik menunggu hasil investigasi KNKT.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
Indonesia
Tim DVI Terima 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Sumsel
Tim DVI saat ini masih fokus melakukan identifikasi korban melalui pencocokan data antemortem dan postmortem yang diperoleh dari keluarga korban.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Tim DVI Terima 17 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Sumsel
Bagikan