Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Piala Dunia 2022 Munculkan Deretan Kiper-Kiper Terbaik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 20 Desember 2022
Piala Dunia 2022 Munculkan Deretan Kiper-Kiper Terbaik

Emiliano Martinez (Twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Timnas Argentina berhasil meraih titel juara Piala Dunia setelah melewati drama adu penalti melawan Prancis di Lusail Stadium, Minggu (18/12) malam.

Argentina menuntaskan penantian selama 32 tahun setelah terakhir juara Piala Dunia pada 1986.

Laga di Lusail merupakan salah satu laga final terseru. Kejar-kejaran gol terjadi dengan dua gol Lionel Messi (satu penalti) dan gol Angel Di Maria untuk Argentina, yang kemudian dibalas tiga gol oleh Kylian Mbappe melalui hat-trick gol.

Baca Juga:

Koper Trofi Piala Dunia Dirancang oleh Louis Vuitton

Albiceleste akhirnya berhasil mengalahkan juara bertahan Prancis melalui drama adu penalti (4-2).

Banyak kejutan dan drama yang sudah terjadi. Akan tapi pada Piala Dunia 2022 ini cukup banyak juga cerita mengenai kisah protagonis penjaga gawang alias kiper. Sorotan kepada mereka cukup besar mengingat banyaknya drama adu penalti yang tercipta.

Menilik perjalanan Piala Dunia 2022 dari fase grup ke final, berikut lima kiper terbaik seperti dikutip Bolaskor.com:

1. Emiliano Martinez

Menepis penalti Kingsley Coman di drama adu penalti melawan Prancis, serta karakter yang dimilikinya sudah cukup menjatuhkan mental lawan. Plus di waktu normal Emiliano Martinez juga melakukan penyelamatan krusial dari peluang Randal Kolo Muani.

Pada akhirnya penjaga gawang Aston Villa memenangi penghargaan Sarung Tangan Emas atau kiper terbaik Piala Dunia 2022. Sekedar catatan pada drama adu penalti lawan Belanda di perempat final, Martinez juga tampil sigap menepis penalti.

Tak ayal Argentina juga punya kiper yang hebat meski sorotan sepenuhnya ditujukan kepada megabintang Lionel Messi. Karakter dan kualitas Martinez menunjukkan bahwa kesempatan kedua itu memang ada, setelah ia 'dibuang' oleh Arsenal.

2. Dominik Livakovic

Tidak diragukan lagi menjadi salah satu pemain andalan Kroasia yang kembali sukses menjajaki semifinal, sebelum kalah oleh Argentina. Dominik Livakovic menggantikan tugas Danijel Subasic sebagai kiper utama Kroasia dengan sangat baik.

Penjaga gawang Dinamo Zagreb melakukan tiga penyelamatan penalti lawan Jepang, kemudian juga tampil hebat saat melawan Brasil kala melakukan 11 penyelamatan. Bersama dengan Josko Gvardiol, Livakovic salah satu penampil terbaik Kroasia yang kembali jadi kejutan di Piala Dunia.

Ketenangan, refleks, serta kualitas teknik Livakovic menjadi nilai plus. Klub-klub top Eropa diprediksi tengah membidiknya saat ini.

3. Yassine Bounou

Maroko akan selamanya diingat dalam dunia sepak bola sebagai tim pertama dari Afrika yang mencapai semifinal, jadi tim keempat Afrika yang lolos ke perempat final. Pertahanan dan kekompakan menjadi kunci kekuatan tim arahan Walid Regragui.

Di balik pertahanan kuat dan pemain-pemain yang mencuri perhatian ada sosok kiper berusia 31 tahun, Yassine Bounou, yang menjadi kiper utama di Sevilla.

Bounou sosok yang membuat Spanyol frustrasi dan juga tampil hebat di drama adu penalti dan melanjutkan performanya ketika Maroko menang 1-0 atas Portugal. Ketenangan bermain dan kualitas Bounou menempatkannya sebagai salah satu kiper top di Piala Dunia 2022.

Baca Juga:

Dewa United Kejar Hasil Maksimal saat Lawan Persija

4. Wojciech Szczesny

Penampilan Polandia secara menyeluruh tidaklah bagus khususnya kala mereka disingkirkan Prancis di 16 besar. Mereka pun beruntung bisa lolos fase grup setelah kalah 0-2 melawan Argentina di laga terakhir grup.

Kendati demikian kiper Polandia, Wojciech Szczesny, tampil bagus dengan beberapa penyelamatan yang dilakukannya, terutamanya kala menepis penalti Lionel Messi dan menggagalkan upaya pemain Arab Saudi, Salem al-Dawsari. Saat ini Szczesny membela Juventus.

5. Hugo Lloris

Gagal mempertahankan titel Piala Dunia dengan Prancis dan tidak satu pun menyelamatkan penalti di drama adu penalti kala melawan Argentina. Kendati demikian itu tidak menutup fakta Hugo Lloris masih jadi salah satu kiper top di Piala Dunia 2022.

Sudah berusia 35 tahun saat ini, pengemas caps terbanyak dengan timnas Prancis tak punya banyak kans bermain di Piala Dunia 2026. Pengalaman yang memberikan ketenangan di lini belakang Prancis akan dirindukan dari sosok kiper Tottenham Hotspur tersebut. (*/Bolaskor.com)

Baca Juga:

Rekor Lionel Messi Setelah Bawa Argentina Juara Piala Dunia 2022

#Piala Dunia 2022 Qatar #Argentina #Timnas Argentina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Timnas Vietnam Punya 'Lisandro Martinez', Peringatan bagi Pesaing Termasuk Indonesia di Piala AFF 2026
Nguyen Nhat Minh disebut memiliki gaya bermain yang mirip dengan bintang Manchester United sekaligus juara dunia Argentina, Lisandro Martinez.
Frengky Aruan - Selasa, 21 Juli 2026
Timnas Vietnam Punya 'Lisandro Martinez', Peringatan bagi Pesaing Termasuk Indonesia di Piala AFF 2026
Olahraga
Luka Hati Lionel Messi Kalah di Final: Sakitnya Sangat dalam, Butuh Waktu!
Lionel Messi ungkap rasa sakit mendalam usai Argentina kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026. Ia butuh waktu menyembuhkan luka, namun tetap bangga atas perjuangan tim.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Luka Hati Lionel Messi Kalah di Final: Sakitnya Sangat dalam, Butuh Waktu!
Olahraga
FIFA Investigasi Spanduk Politik dan Kericuhan Final, Skuad Argentina Bakal Kena Hukuman Berat?
FIFA menargetkan penyelesaian investigasi standar ini dalam beberapa pekan mendatang sebelum mengetok keputusan final
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
FIFA Investigasi Spanduk Politik dan Kericuhan Final, Skuad Argentina Bakal Kena Hukuman Berat?
Olahraga
Memalukan Sudah Kalah Bikin Onar, 4 Skuad Argentina Ini Diinvestigasi FIFA
FIFA membuka penyelidikan terhadap empat skuad Argentina usai kericuhan final Piala Dunia 2026. Molina, Paredes, Almada, dan Ayala terancam sanksi larangan bertanding.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Memalukan Sudah Kalah Bikin Onar, 4 Skuad Argentina Ini Diinvestigasi FIFA
Olahraga
2 Legenda Inggris Jijik Lihat Leandro Paredes dan Skuad Argentina yang Ngamuk Usai Spanyol Jadi Juara Dunia
Berbeda dibanding gelombang kritik media luar, pelatih Argentina Lionel Scaloni berusaha menenangkan situasi memanas
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
2 Legenda Inggris Jijik Lihat Leandro Paredes dan Skuad Argentina yang Ngamuk Usai Spanyol Jadi Juara Dunia
Olahraga
Ngamuk Argentina Kalah di Final, Paredes Dihukum Kartu Merah Ancaman Skorsing 3 Laga
Final Piala Dunia 2026 diwarnai keributan. Leandro Paredes diusir wasit dan terancam skorsing 3 laga, sementara Federasi Argentina berpotensi didenda FIFA.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Ngamuk Argentina Kalah di Final, Paredes Dihukum Kartu Merah Ancaman Skorsing 3 Laga
Olahraga
Selebrasi Kemenangan Spanyol sebagai Juara Piala Dunia 2026 Diwarnai Penangkapan
Perayaan gelar juara dunia Spanyol akan digelar di Madrid. Arak-arakan pemain timnas rencananya akan keliling ibu kota dengan menggunakan bus terbuka.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Selebrasi Kemenangan Spanyol sebagai Juara Piala Dunia 2026 Diwarnai Penangkapan
Olahraga
Takluk di Final Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Argentina Beberkan Fakta Sebenarnya
Argentina menelan kekalahan dengan skor tipis 0-1 dari Spanyol, di mana gol dicetak Ferran Torres ketika laga memasuki menit ke-106.
Frengky Aruan - Senin, 20 Juli 2026
Takluk di Final Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Argentina Beberkan Fakta Sebenarnya
Olahraga
Ricuh Usai Final Piala Dunia 2026, Aksi Pemain Argentina Tuai Kecaman Keras
Insiden terjadi usai pertandingan berakhir, di mana sejumlah pemain Argentina terlibat kericuhan yang memicu kritik dari berbagai kalangan.
Frengky Aruan - Senin, 20 Juli 2026
Ricuh Usai Final Piala Dunia 2026, Aksi Pemain Argentina Tuai Kecaman Keras
Olahraga
Pantas Messi Menangis, Gaya Main Argentina Paling Tidak Menyerang Saat Dicukur Spanyol
Pola permainan justru lebih berfokus pada upaya memperlambat tempo serta merusak aliran bola lawan
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Pantas Messi Menangis, Gaya Main Argentina Paling Tidak Menyerang Saat Dicukur Spanyol
Bagikan