Petinggi Parpol Apresiasi Pidato Jokowi, Gerindra Sudah Aman di Kabinet?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 21 Oktober 2019
Petinggi Parpol Apresiasi Pidato Jokowi, Gerindra Sudah Aman di Kabinet?

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers kepada wartawan di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10). Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Sejumlah tokoh Gerindra memberikan apresiasi hingga memuji pidato Presiden Joko Widodo saat pelantikannya. Sebut saja Waketum Gerindra Edhy Prabowo dan Anggota Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno.

Pengamat politik Wempy Hadir menilai, sejumlah apresiasi terhadap pidato Jokowi oleh kader partai Gerindra itu memberikan sinyal yang sangat kuat kepada publik.

Baca Juga:

Sandiaga Puji Pidato Jokowi

"Sinyal tersebut menunjukan bahwa posisi Gerindra sudah tidak lagi menjadi bagian dari oposisi, melainkan masuk dalam gerbong pemerintah," kata Wempy kepada Merahputih.com di Jakarta, Minggu (21/10)

Wempy mencontohkan, selama ini, Gerindra sangat getol untuk mengkritisi kebijakan dan statemen pemerintah. Namun, semua itu tidak tampak pada saat pidato pelantikan Jokowi kemarin. Bahkan kader partai Gerindra mengapresiasi pidato Jokowi.

"Itu semua tidak terlepas dari masuknya Gerindra dalam koalisi pemerintah. Tentunya mereka akan mendapatkan peran di kabinet atau lembaga strategis negara yang lainnya," jelas Direktur Indo Polling Network ini.

Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin diharapkan pilih menteri yang tidak ambisius
Presiden Jokowi didampingi Wapres KH Ma'ruf Amin memberikan keterangan kepada para wartawan di Gedung DPR (MP/Rizki Fitrianto)

Dan paling kuat memberikan sinyal masuknya Gerindra ke dalam koalisi pemerintah adalah bahasa tubuh yang ditunjukan oleh Ketua Umum Prabowo Subianto dengan selalu menebarkan senyuman.

"Soal apakah Gerindra akan mendapatkan menteri atau tidak, saya kira antara Prabowo dan Jokowi sudah bertemu secara empat mata untuk membahas peran apa yang bisa diberikan kepada Prabowo atau partai Gerindra," jelas Wempy.

Baca Juga

Soal Susunan Kabinet, Surya Paloh: Nasdem Belum Diajak Bicara

Sementara, Wempy memprediksi, nasib PAN dan Demokrat tentu akan berbeda. Kalau dilihat intensitas komunikasi politik yang dilakukan oleh elit Demokrat, ada kemungkinan Demokrat masuk dalam koalisi.

"Sementara, nasib PAN akan sama seperti PKS yakni berada di luar kekuasaan sebagai penyeimbang," pungkas Wempy. (Knu)

#Partai Gerindra
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Budisatrio berterima kasih kepada seluruh kader maupun tim ahli anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang sudah setia mengawal kinerja para legislator di DPR.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Indonesia
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
DPRD Gerindra meminta operasional RDF Rorotan dihentikan sementara. Sebab, RDF Rorotan dinilai masih menimbulkan bau.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bagikan