Petani Rugi Besar Akibat Banjir
Ilustrasi. (ANTARA FOTO)
MerahPutih.com - Sejumlah petani sayur di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengatakan merugi besar akibat banjir yang melanda wilayah itu pada Sabtu (14/10) dini hari.
"Dipastikan dua musim panen berturut ini, petani merugi karena gagal panen," kata Ny Nova, salah seorang petani di wilayah Malaya, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Sabtu (14/10).
Nova mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah mereka selama dua kali dalam seminggu ini telah mengakibatkan selain banyak rumah penduduk terendam banjir, juga lahan perkebunan.
Dalam kondisi banjir seperti sekarang itu, dipastikan kami tidak bisa dipanen. "Dan itu berarti petani merugi besar," kata dia.
Untuk menghindari agar sayuran tidak mati, lebih bagus dibiarkan saja tidak dipanen. Lebih baik, kata dia, menunggu sampai air benar-benar surut baru bisa dipanen. "Berarti butuh waktu cukup lama. Paling tidak dua kali masa panen berakhir baru dipanen lagi," kata dia.
Kebanyakan petani di wilayah itu, kata dia, sangat bergantung dengan hasil panen sayur. "Kami bisa menyekolahkan anak dari hasil kebun kangkung," kata dia.
Selama ini, hasil panen petani dijual ke pasar-pasar tradisional dan modern di Kota Palu.
Hingga berita ini diturunkan, banyak rumah warga di wilayah Malaya masih terendam banjir. Termasuk di antaranya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Jaya Palu. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Siang Ini 39 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Dilanda Banjir
Jalan DI Panjaitan Jakarta Banjir 50 Cm, Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur
Pemerintah Bakal Bangun Flyover di Jalan Daan Mogot Buat Atasi Banjir dan Macet
13 Ribu Kepala Keluarga Korban Banjir Dapat Bantuan Pangan Dinsos Kabupaten Tangerang
30 RT di Jakarta masih Kebanjiran Jumat (30/1) Malam
Banjir Bidara Cina: Ciliwung Meluap, Warga Mulai Garuk-Garuk Karena Gatal Masal
Pembangunan Hunian Sementara di Sumatera Barat Difokuskan di 4 Lokasi, Berikut Daftarnya
Banjir Jakarta 30 Januari 2026: 39 RT Terendam, Ratusan Warga Harus Mengungsi
Tanggul Darurat Petogogan Hancur Diterjang Arus, Karung Pasir Tak Kuasa Bendung Luapan Kali Krukut
Nekat Terjang Banjir 50 Sentimeter, Motor-Motor Tumbang di Daan Mogot