Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pemulihan Ekonomi

Pesta Diskon Demi Selamatkan Produk Lokal UMKM

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 Desember 2020
Pesta Diskon Demi Selamatkan Produk Lokal UMKM

Produk UMKM. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Pandemi COVID-19 membuat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi sektor paling terseok selama sembilan bulan terakhir. Padahal, sektor ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian dengan jumlah pelaku tercatat melebihi angka 60 juta.

Demi bangkitkan usaha produk produk lokal yang dibuat UMKM, pemerintah menggelar Festival Diskon Nasional (FDN) sebagai gelaran bentuk dukungan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air.

"Pandemi ini mendorong kita semua untuk melakukan terobosan dan berbagai inovasi agar perekonomian bergerak kembali," ujar Presiden Jokowi dalam video pembukaan Festival Diskon Nasional, Rabu (17/12).

Baca Juga:

Pemerintah Siapkan Skenario Pemulihan Ekonomi Sampai 2021

Pesta diskon produk lokal UMKM ini, mulai digelar 16 Desember sampai 31 Desember 2020, atau sepanjang akhir tahun ini. Pesta ini melibatkan empat Bank Himbara, 24 BUMN dan afiliasi, 65 mitra e-commerce, 5.000 merchant konvensional, 211.000 merchant UMKM, dan lima uang elektronik.

Dalam penyelenggaraan event ini, dilakukan secara online maupun offline, di mana informasi produk dan diskon yang ditawarkan, serta informasi mengenai UMKM, merchant lokal atau BUMN yang berpartisipasi dapat diakses pada www.festivaldiskonnasional.com.

Lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai penyelenggaraan Festival Diskon Nasional (FDN) dapat membantu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bangkit di tengah pandemi.

"Setidaknya event itu sebagai bagian upaya untuk membantu UMKM agar kembali bangkit setelah mengalami tekanan akibat pandemi," ujar peneliti Indef Rusli Abdullah.

Penyelenggaraan bertema UMKM, harus mulai digencarkan mengingat peran UMKM yang besar terhadap perekonomian nasional. Dalam rangka mendukung UMKM tetap survive, Rusli mengatakan, dengan mendampingi UMKM untuk melakukan digitalisasi layanan dan proses bisnis.

"Pejabat publik atau publik figur diharapkan turut membantu promosi produk UMKM agar masyarakat ikut membeli produk UMKM. Dengan begitu, produk lokal akan mendominasi di dalam marketplace dibandingkan produk impor. Seperti kita tahu, produk global masih membanjiri marketplace kita," ucapnya.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto S Ginting berharap, pesta diskon produk lokal diharapkan dapat membuat UMKM menutup akhir tahun 2020 dengan membukukan kinerja keuangan dengan hasil positif di tengah pandemi.

"FDN dibuat untuk memfasilitasi pertemuan antara penjual dan pembeli, baik secara digital maupun fisik agar tercipta transaksi, sehingga akhirnya ada perputaran bisnis UMKM sampai dengan akhir tahun 2020," ujar Anggota Tim Pengarah Penyelenggaraan FDN Aquarius Rudianto.

Aquarius mengharapkan, penyelenggaraan FDN ikut memberikan pengalaman bagi UMKM dalam rangka meningkatkan kemampuan di tengah perkembangan teknologi.

"Jadi pelaku UMKM diharapkan dapat lebih adaptif terhadap perubahan pasar di depan," kata Aquarius Rudianto yang juga Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri.

Tangkapan layar situs pesta diskon.
Tangkapan layar situs pesta diskon.

FDN 2020 ini merupakan event pamungkas rangkaian kampanye #BanggaBuatanIndonesia (BBI) yang diselenggarakan pemerintah untuk meningkatkan konsumsi produk dalam negeri dan menyelamatkan ekonomi Indonesia dari tekanan pandemi COVID-19.

Selain itu, berbagai workshop, talkshow, lelang, flas sale, live shoping, fashion showcase, vitual concert dihadirkan penyelengara agar produk lokal tanah air dari ujung timur ke ujung barat Indonesia bisa berpromosi bahkan keluar dari tekanan pandemi COVID-19.

Event ini diklaim juga menghadirkan dampak post-event yang signifikan, dimana merchant lokal berkualitas akan semakin dikenal dan transaksi belanja justru meningkat sesudah event berakhir.

Seluruh merchant yang menawarkan produknya dalam ajang ini telah dikelompokkan dalam tujuh kategori, yakni Fashion, Craft, Food & Beverages, Health & Beauty, Hobby & Lifestyle, Tourism, dan Telco dengan semua produk dapat diakses di www.festivaldiskonnasional.com. (Asp)

Baca Juga:

Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi Harus Dimulai Dari UMKM

#Fashion #Analisis Isu #HarBolnas #UMKM #Pemulihan Ekonomi #Ekonomi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
PNM memperluas layanan keuangan ke wilayah 3T melalui 516 unit dari total 4.035 jaringan pelayanan. Fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Komisi VII DPR meminta Kemendag dan Komdigi membentuk tim audit independen untuk mengusut dugaan penahanan dana pelaku UMKM di TikTok Shop.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Indonesia
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
SPAI menolak pengemudi ojol, taksol, dan kurir kargo dikategorikan sebagai UMKM. Desak pemerintah mengakui mereka sebagai pekerja dan menjamin hak ketenagakerjaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
SPAI Tolak Pengemudi Ojol Masuk Kategori UMKM, Minta Pemerintah Akui sebagai Pekerja
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Bagikan