Pesan Wapres di Buka Bersama di Istana Saat Jokowi Duduk Satu Meja dengan Prabowo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 28 Maret 2024
 Pesan Wapres di Buka Bersama di Istana Saat Jokowi Duduk Satu Meja dengan Prabowo

Presiden Jokowi Widodo buka puasa bersama dengan para menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) di Istana Negara Jakarta, Kamis (28/3/2024). (ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) menggelar buka puasa yang mempertemukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara Jakarta, Kamis (28/3).

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin berbicara mengenai hukum alam dan syariah dalam tausiah pada acara buka puasa bersama Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Baca juga:

Wapres AS Ingatkan Israel Tidak Serang Rafah

"Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT) memberi aturan pada manusia supaya hidupnya itu teratur, bahagia. Aturan Tuhan ada dua, yang satu aturan hukum alam," kata Wapres Ma'ruf Amin di Istana Negara Jakarta, Kamis.

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan aturan hukum alam adalah aturan yang tidak memiliki pilihan.

"Ya kalau api itu panas. Lalu hutan dirusak itu jadinya terjadi kerusakan lingkungan yang berdampak. Itu semua hukum alam," kata Wapres.

Aturan kedua yakni hukum syariah yang ada dalam Al-Quran. Menurut Wapres, manusia dengan akalnya dapat memilih untuk menjalankan hukum syariah atau tidak, namun semuanya mengandung konsekuensi.

"Bedanya kalau hukum alam, orang nggak bisa memilih. Yang melanggar (langsung) kena akibatnya. Kalau hukum syariah boleh memilih, mau menjalankan silakan, mau tidak menjalankan silakan, hanya nanti tunggu akibatnya saja," jelas Wapres Ma'ruf Amin.

Dia menjelaskan, hukum syariah baik ibadah ritual maupun ibadah sosial mengandung hikmah maslahat atau manfaat. Manusia dengan akalnya bisa memilih untuk menjalankan hukum syariah atau tidak.

"Syariah itu bangunannya, asasnya dibangun di atas hikmah. Artinya ada manfaat, kemaslahatan bagi hambanya. Syariah semua adil, aturan dalam syariah semua adil, karena pembuatnya Allah, tidak memiliki kepentingan apa-apa," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Agenda buka puasa bersama digelar di ruang pertemuan Istana Negara. Terdapat sekitar 15 meja makan bundar beserta enam kursi per mejanya.

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin duduk bersama dalam satu meja bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. (*)

Baca juga:

Demokrat Kasih Selamat Gibran Jadi Wapres Terpilih, Jatah Kursi Menteri Pasrahkan ke Prabowo

#Ramadan #Pilpres 2024 #Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.

Berita Terkait

Indonesia
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Gerindra menegaskan pihaknya mempertanyakan mengapa perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat ultah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Pasang Baliho Ultah Jokowi Pakai Aset Pemkot Solo, Walkot Respati Minta Maaf
Indonesia
Jokowi Beri Wejangan Kader PSI Jakarta: Harus Peka Kemauan Warga
Jokowi berpesan agar kader PSI semakin giat turun ke masyarakat untuk mendengarkan aspirasinya dan memperjuangkan kepentingan-kepentingannya.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Jokowi Beri Wejangan Kader PSI Jakarta: Harus Peka Kemauan Warga
Indonesia
Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Jokowi: Ikuti Proses Hukum Sampai Persidangan
Jokowi menanggapi keputusan Kejari Jakarta Selatan yang tidak menahan Roy Suryo dan dr Tifa dalam kasus dugaan fitnah terkait ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Jokowi: Ikuti Proses Hukum Sampai Persidangan
Indonesia
Kapolri Buka Suara soal Roy Suryo dan dr Tifa tak Ditahan dalam Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo dan dr. Tifa tak ditahan dalam kasus ijazah palsu Jokowi. Kapolri Listyo Sigit mengatakan, bahwa itu wewenang Kejaksaan.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kapolri Buka Suara soal Roy Suryo dan dr Tifa tak Ditahan dalam Kasus Ijazah Jokowi
Indonesia
Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Bunga anggrek milik Presiden Prabowo dan Seskab Teddy datang bersamaan.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
 Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Indonesia
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Sejumlah ucapan hadir untuk Jokowi, termasuk dari Presiden Prabowo.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Indonesia
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Hasil studi mengonfirmasi bahwa arus perpindahan sentimen positif dari figur personal menuju institusi partai, khususnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Indonesia
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Jokowi menanggapi penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah UGM. Ia menegaskan akan mengikuti proses hukum yang berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Indonesia
Roy Suryo Ditangkap Polisi, Pengacara Protes Keras
Refly mengungkapkan Dokter Tifa ditangkap pada pagi hari tepat menjelang pelaksanaan ujian disertasi atau seminar hasil akademiknya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Roy Suryo Ditangkap Polisi, Pengacara Protes Keras
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Bagikan