Perusahaan Sawit Tanpa HGU Berada di Balik Pembakaran Hutan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 27 Oktober 2015
Perusahaan Sawit Tanpa HGU Berada di Balik Pembakaran Hutan

Jajaran Polda Riau menyegel lahan kelapa sawit yang telah terbakar untuk kepentingan penyelidikan di Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat (2/10). (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Di Kalimanatan Barat dan Kalimantan Tengah, banyak terdapat perusahaan perkebunan sawit baru yang tidak mengantongi Hak Guna Usaha (HGU). Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap ditengarai dilakukan oleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak memiliki HGU tersebut.

Pelanggaran oleh perusahaan sawit tanpa HGU tersebut diungkapkan Mansuetus Darto dari Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) kepada merahputih.com, di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (27/10).

"Pembakaran hutan yang kini dilakukan sehingga memproduksi asap dan menimbulkan korban jiwa itu, dilakukan oleh perusahan-perusahaan yang justru tidak memiliki HGU. Karenanya, kami mendesak pemerintah untuk melakukan uji material Undang-Undang Perkebunan Nomor 39 Tahun 2014 di Mahkamah Konstitusi," ujar Mansuetus.

Mansuetus melanjutkan, pembakaran hutan dan pembukaan lahan untuk perkebunan sawit dinilai tidak akan meningkatkan produktifitas sawit. Sementara di sisi lain, kerugian yang ditimbulkan tidak sebanding dengan keuntungan yang didapatkan. Hingga saat ini, tercatat sudah lebih dari 400 ribu orang menjadi korban asap.

"Pembakaran hutan yang terjadi saat ini sangat memiliki korelasi dengan regulasi perundang-undangan tentang perkebunan sawit di Indonesia. Produksi sawit di tingkat petani cuma 14 ton per hektar per tahun, sementara di tingkat perusahaan, produksinya cuma 24 ton setahun. Dan, pembukaan lahan tidak menjamin peningkatan produktifitas. Jadi, semua ini sangat ada korelasinya dengan regulasi yang ada terkait peraturan perundang-undangan perkebunan sawit yang ada di Indonesia," ujarnya. (aka)

 

Baca Juga:

  1. Pungutan CPO Berdampak Terhadap Kenaikan Harga Sawit
  2. BPDP Tangkis Tudingan Perkebunan Sawit Dikuasai Asing
  3. Marak Kebakaran, Dirut BPDP Ingin Perkebunan Sawit Diperluas
  4. Pertemuan Jokowi dan PM Malaysia Terkait Kelapa Sawit
  5. PM Malaysia Kunjungi Istana Bogor untuk Kelapa Sawit
#Perkebunan Sawit #Kalimantan #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Kemenkes mencatat 113.336 kasus ISPA akibat karhutla hingga 9 September 2026. DPR meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Indonesia
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat pemadaman lahan yang masih terbakar, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan operasi udara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Sejak Agustus 2026, sebanyak 64 pesawat telah dilibatkan dalam operasi pemadaman melalui metode water bombing.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Indonesia
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Malaysia akan mengirim satu pesawat, tiga helikopter, dan 52 personel untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Indonesia
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
BNPB merencanakan operasi water bombing karhutla pada 18 September 2026 di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Simak daftar lokasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
Olahraga
Osmar Loss Ungkap Kekhawatiran di Balik Rasa Senang Kemenangan 3-1 Dewa United atas Borneo FC
Pelatih Osmar Loss mengaku sempat diliputi kekhawatiran.
Frengky Aruan - Jumat, 18 September 2026
Osmar Loss Ungkap Kekhawatiran di Balik Rasa Senang Kemenangan 3-1 Dewa United atas Borneo FC
Bagikan