Perundingan Islamabad Gagal, Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Blokade Selat Hormuz

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 13 April 2026
Perundingan Islamabad Gagal, Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Blokade Selat Hormuz

Ketegangan Iran-Israel mengancam Selat Hormuz, jalur vital ekspor minyak dan LNG dunia. (Foto: YouTube/Dawn News English)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Upaya perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang digelar di Islamabad, Pakistan berakhir buntu, Minggu (12/4) kemarin.

Presiden AS Donald Trump Bereaksi keras atas gagal perundingan itu. Orang nomor satu di negeri Paman Sam itu langsung mengeluarkan perintah Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.

"Mulai sekarang, Angkatan Laut Amerika Serikat akan memulai proses pemblokiran semua kapal yang mencoba masuk atau keluar Selat Hormuz,” kata Trump, dilansir dari Al Jazeera, Senin (13/4).

Baca juga:

Tawaran Final AS Ditolak Iran, Perundingan di Islamabad Berakhir Buntu

Trump juga menuding Iran melakukan pemerasan selama proses negosiasi sehingga perundingan damai tidak membuahkan hasil.

“Pertemuan berjalan lancar, sebagian besar poin disepakati, tetapi satu-satunya poin yang benar-benar penting, nuklir, tidak disepakati," tandasnya.

Langkah Blunder AS

Analis geopolitik dari Middle East Institute, Dr. Farid Al-Mansour, menilai langkah AS memblokade Selat Hormuz malah akan berpotensi memperburuk krisis energi dunia.

“Blokade Selat Hormuz akan mengganggu pasokan minyak global dan meningkatkan harga energi secara signifikan. Dunia akan merasakan dampaknya dalam hitungan hari,” ungkap.

Selat Hormuz selama ini menjadi jalur strategis yang mengalirkan hampir seperlima minyak dan gas alam cair dunia. Sejak pecahnya perang antara AS dan Israel melawan Iran pada 28 Februari, lalu lintas di selat tersebut melambat drastis, memicu guncangan besar terhadap ekonomi global.

Baca juga:

Perundingan Iran-AS Panas di Islamabad, Izin Kapal Perang di Selat Hormuz Jadi Pemicu

Iran Hanya Izinkan Kapal Sipil Melintas

Sebaliknya, Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan kapal sipil masih diperbolehkan melintas. Selat Hormuz sendiri memang berada di wilayah Iran.

Namun, IRGC menegaskan akan mengambil langkah tegas jika ada kapal militer yang melintas di jalur utama minyak dunia itu. “Setiap upaya kapal perang untuk melintasi Selat Hormuz akan dicegah secara tegas,” demikian pernyataan resmi IRGC, dikutip media Fars. (*)

#Selat Hormuz #Iran #Amerika Serikat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Indonesia telah menjalin kerja sama dengan berbagai negara termasuk dengan Belanda dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Jaga Kedaulatan Budaya lewat Pemulangan Benda Leluhur Indonesia
Dunia
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?
Kemunculan video resmi tersebut mengakhiri spekulasi publik mengenai kondisi pimpinan tertinggi Iran sejak pecahnya ketegangan militer dengan Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bertemu Mojtaba Khamenei, Apa yang Dibahas?
Indonesia
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Penggunaan kekuatan udara saja kemungkinan tidak akan mampu memaksa Teheran memenuhi tuntutan Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Sampai Amerika Serikat Penuhi Sejumlah Syarat
Dunia
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat AS mengaitkan lambatnya proses imigrasi tersebut disebabkan oleh prosedur peninjauan permohonan yang lebih ketat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Indonesia
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Asosiasi-asosiasi tersebut memperingatkan bahwa penerapan kebijakan semacam itu dapat menjadi preseden bagi langkah serupa di jalur pelayaran internasional lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Asosiasi Pelayaran Internasional Tolak Biaya Lewati Selat Hormuz
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Dunia
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan AS memiliki sekitar 2.200 rudal Patriot varian terbaru dan 452 rudal THAAD sebelum konflik dengan Iran dimulai.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Perang di Timur Tengah Bikin Persedian Rudal AS Kian Menipis
Dunia
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
"Saya tidak akan membiarkan mereka mengenakan biaya. Jika ada pihak yang akan mengenakan biaya, kami yang akan melakukannya," kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Trump Pastikan Amerikan Serikat Kenakan Biaya Melintas Selat Hormuz, Bukan Iran
Indonesia
Siaran Pidato Prabowo Terputus saat Singgung Isu Nuklir Iran, Langsung Picu Rasa Penasaran
Peristiwa itu terjadi saat Presiden Prabowo memberikan sambutan dalam pertemuan bersama jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Siaran Pidato Prabowo Terputus saat Singgung Isu Nuklir Iran, Langsung Picu Rasa Penasaran
Indonesia
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Trump mungkin akan menangguhkan serangan dan kembali berunding dengan Iran jika ada "kemajuan langsung pada upaya diplomasi".
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
AS dan Israel Bersiap Lakukan Pengeboman Besar ke Iran, Target Infrastruktur Energi
Bagikan